BKKBN Resmi Batalkan Harganas 2020 di Sumbar karena Corona

BKKBN Resmi Batalkan Harganas 2020 di Sumbar karena Corona

Rapat Koordiansi terkait Harganas 2020 di Sumbar (Foto: Dok. BKKBN Sumbar)

Langgam.id Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) resmi membatalkan kegiatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-27 dan Hari Anak Nasional (HAN) yang direncanakan dilaksanakan di Sumatra Barat (Sumbar), Juli 2020.

Pembatalan kegiatan tersebut disampaikan secara resmi oleh Kepala BKKBN, Hasto Wardoyo melalui surat dengan nomor 289/KK.01/HARGANAS 27/F4/2020 tanggal 27 Maret 2020. Surat tentang pembatalan Harganas-HAN di Sumbar itu ditujukan ke Gubernur Sumbar.

Adanya pembatalan kegiatan itu, karena pertimbangan situasi adanya Pandemi Virus Corona (Covid-19) di Indonesia.

Lalu, pembatalan kegiatan itu juga mempertimbangkan Instruksi Presiden, Nomor 4 Tahun 2020 tentang Refocussing Kegiatan, Relokasi Anggaran, serta Pengadaan Barang dan Jasa dalam Rangka Percepatan Penanganan Virus Corona di Indonesia.

Maka, seluruh jajaran kementerian dan lembaga terkait melakukan langkah cepat, tepat, fokus, terpadu dan sinergi dalam rangka penanganan Virus Corona.

“Maka dengan berat hati kami sampaikan pembatalan Harganas-HAN tahun 2020 di Provinsi Sumatra Barat,” tertulis di surat tersebut.

Atas pembatalan itu, pihak BKKBN juga menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya dan mengucapkan terimakasih atas dukungan Pemprov Sumbar selama ini. (*/Rahmadi/ZE)

Baca Juga

Ultimatum Pelaku Tambang Emas Ilegal, Dinas ESDM Sumbar: Hentikan atau Kami Tindak Tegas!
Ultimatum Pelaku Tambang Emas Ilegal, Dinas ESDM Sumbar: Hentikan atau Kami Tindak Tegas!
Pengedar 47 Kg Sabu di Padang Divonis Seumur Hidup, Jaksa Tuntut Hukuman Mati
Pengedar 47 Kg Sabu di Padang Divonis Seumur Hidup, Jaksa Tuntut Hukuman Mati
Langgam.id - Dua pasien Gangguan Ginjal Akut Progresif Atipikal (GgAPA) masih dirawat di RSUP M Djamil Padang, Sumatra Barat (Sumbar).
RSUP M Djamil Pasang Badan di Kasus Bayi Alceo, Beri Bantuan Hukum Usai Dokter hingga Dirut Dipolisikan
Daftar 8 Orang Terlapor Kasus Bayi Meninggal di RSUP M Djamil, Termasuk Dokter hingga Dirut
Daftar 8 Orang Terlapor Kasus Bayi Meninggal di RSUP M Djamil, Termasuk Dokter hingga Dirut
Polisi Mulai Selidiki Kasus Bayi Alceo Meninggal di RSUP M Djamil Padang, 8 Orang Dilaporkan
Polisi Mulai Selidiki Kasus Bayi Alceo Meninggal di RSUP M Djamil Padang, 8 Orang Dilaporkan
Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Limapuluh Kot Safni-Ahlul Badrito Resha unggul hitung cepat. Paslon nomor urut tiga itu mengungguli bupati petahana Safaruddin.
Demo Kemendagri, Massa Desak Sanksi Bupati Limapuluh Kota Buntut Skandal VCS