Langgam.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Sumatera Barat mengeluarkan peringatan dini cuaca pada Senin (8/6/2026) pukul 07.10 WIB.
Sejumlah wilayah di Sumatera Barat berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang.
Prakirawan BMKG Sumatera Barat menyebutkan kondisi cuaca tersebut diperkirakan mulai terjadi sekitar pukul 07.20 WIB dan berpotensi berlangsung hingga pukul 09.30 WIB.
Wilayah yang berpotensi terdampak meliputi Kabupaten Pesisir Selatan, khususnya Kecamatan Koto XI Tarusan.
Selain itu, di Kabupaten Padang Pariaman cuaca buruk diperkirakan terjadi di sejumlah kecamatan, antara lain Lubuk Alung, Batang Anai, Nan Sabaris, VII Koto Sungai Sariak, V Koto Kampung Dalam, Sungai Limau, Ulakan Tapakis, Sintuk Toboh Gadang, dan Enam Lingkung.
Potensi hujan lebat juga diprediksi terjadi di Kabupaten Agam, terutama di Kecamatan Tanjung Raya dan Malalak.
Sementara di Kabupaten Kepulauan Mentawai, wilayah yang berpotensi terdampak meliputi Siberut Utara, Siberut Barat, dan Siberut Tengah.
Di Kota Padang, BMKG mengingatkan masyarakat di Kecamatan Padang Selatan, Padang Timur, Padang Barat, Padang Utara, Bungus Teluk Kabung, Lubuk Begalung, Lubuk Kilangan, Pauh, Kuranji, Nanggalo, serta Koto Tangah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem.
Peringatan serupa juga berlaku untuk seluruh wilayah Kota Pariaman, yakni Kecamatan Pariaman Tengah, Pariaman Utara, Pariaman Selatan, dan Pariaman Timur.
BMKG memperkirakan kondisi tersebut dapat meluas ke sejumlah daerah lainnya, seperti Kecamatan IV Jurai, Bayang, dan IV Nagari Bayang Utara di Kabupaten Pesisir Selatan.
Di Kabupaten Padang Pariaman, wilayah yang berpotensi terdampak meluas meliputi 2×11 Enam Lingkuang, Sungai Garingging, IV Koto Aur Malintang, Padang Sago, V Koto Timur, dan Patamuan.
Sementara itu, di Kabupaten Agam potensi hujan lebat dapat meluas ke Kecamatan Lubuk Basung.
Adapun di Kabupaten Pasaman diperkirakan meliputi Lubuk Sikaping dan Tigo Nagari, sedangkan di Kabupaten Pasaman Barat berpotensi terjadi di Kecamatan Pasaman, Kinali, Luhak Nan Duo, serta Sasak Ranah Pesisir. (HER)






