Hujan Ringan hingga Lebat Masih Berpotensi Guyur Padang Malam Ini

Prakiraan Cuaca | cuaca limapuluh kota

Ilustrasi prakiraan cuaca (Gambar: Mudassar Iqbal/pixabay.com)

Langgam.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat mewaspadai potensi hujan ringan hingga lebat di Kota Padang pada Rabu (5/8/2026), terutama pada sore hingga malam hari.

Meski demikian, hujan ekstrem seperti yang terjadi pada Senin (3/8/2026) diprakirakan belum akan terulang dalam tiga hari ke depan.

Prakirawan Cuaca (Forecaster) Stasiun Meteorologi Kelas II Minangkabau Padang Pariaman, Jeni Adrian, mengatakan potensi hujan di Kota Padang masih dipengaruhi sejumlah fenomena atmosfer yang aktif di wilayah Sumatra Barat.

“Untuk potensi hujan ekstrem seperti Senin kemarin belum ada, terutama dalam tiga hari ke depan. Namun, hujan ringan hingga lebat masih diprakirakan terjadi, terutama sore hingga malam hari,” kata Jeni kepada Langgam.id, Rabu (05/08/2026).

BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk Rabu (5/8/2026). Wilayah yang berstatus Waspada meliputi Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Agam, Padang Pariaman, Kota Pariaman, Kota Padang, Pesisir Selatan, Pasaman dan sekitarnya.

Jeni menjelaskan hujan yang tidak terlalu deras, tetapi berlangsung dalam waktu lama tetap berpotensi menimbulkan genangan di sejumlah kawasan.

“Karena hujannya diprakirakan berlangsung cukup lama, kemungkinan dapat menyebabkan genangan di kawasan, yang memang menjadi langganan saat hujan lebat,” ujarnya.

Kemudian Jeni menyebut kondisi tersebut dipengaruhi gangguan siklonik di Samudra Hindia bagian barat Sumatra Barat. Dan disertai dengan gelombang Rossby Ekuatorial juga, yang masih aktif dan meningkatkan peluang terbentuknya awan hujan.

Menurut Jeni, wilayah selatan Kota Padang yang meliputi Padang Selatan dan Teluk Kabung Bungus, yang diprakirakan menerima hujan dengan intensitas lebih tinggi dibanding kawasan lainnya.

“Wilayah-wilayah di selatan Padang berpotensi mengalami hujan yang lebih lebat dan berlangsung lebih lama hari ini,” kata dia.

Ia menambahkan, gangguan atmosfer tersebut diprakirakan masih bertahan hingga tiga hari ke depan.

Namun posisi sistem cuaca akan bergeser, sehingga pengaruhnya terhadap Sumatra Barat tidak sebesar kondisi saat ini.

“Masih terpantau hingga tiga hari ke depan, tetapi posisinya berubah, sehingga pengaruhnya terhadap Sumarra Barat tidak sesignifikan hari ini,” ungkapnya.

BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang, namun meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca, terutama bagi warga yang tinggal di daerah rawan banjir dan longsor.

“Untuk masyarakat dihimbau tidak panik dan tetap tenang. Namun tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang signifikan serta selalu memperbarui informasi prakiraan dan peringatan dini,” imbuhnya.

Berdasarkan pantauan Langgam.id pada Rabu (5/8/2026) siang, cuaca di Kota Padang didominasi langit berawan. Sinar matahari masih terlihat, namun awan tebal mulai menutupi sebagian langit. (WAN)

Baca Juga

Pakar Lingkungan Soal Banjir di DAS Kuranji: Sedimentasi Sungai dan Kurangnya Drainase
Pakar Lingkungan Soal Banjir di DAS Kuranji: Sedimentasi Sungai dan Kurangnya Drainase
Kebakaran Minimarket di Air Tawar Barat Padang, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta
Kebakaran Minimarket di Air Tawar Barat Padang, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta
Aktivitas Belajar Mengajar di SMPN 41 Padang Ditargetkan Jumat Pascabanjir
Aktivitas Belajar Mengajar di SMPN 41 Padang Ditargetkan Jumat Pascabanjir
Cerita 3 Anak Panti Asuhan Putri Bungsu Terjebak Berjam-jam di Asrama Saat Banjir
Cerita 3 Anak Panti Asuhan Putri Bungsu Terjebak Berjam-jam di Asrama Saat Banjir
Praktisi GIS: Banjir Padang Harus Jadi Momentum Evaluasi Tata Ruang Berbasis Risiko
Praktisi GIS: Banjir Padang Harus Jadi Momentum Evaluasi Tata Ruang Berbasis Risiko
Wali Kota Padang Pastikan Bantuan Korban Banjir Sudah Didistribusikan
Wali Kota Padang Pastikan Bantuan Korban Banjir Sudah Didistribusikan