Udara Kabur di Padang, Begini Penjelasan BMKG

Langgam.id- Udara kabur menyelimuti Kota Padang dan sejumlah daerah di Sumatra Barat, Kamis pagi (13/08/2026). Kualitas udara mulai menurun.

Berdasarkan pantauan BMKG, terdapat penurunan jarak pandang di kawasan Bandara Internasional Minangkabau. Turunnya jarak pandang disebabkan partikel basah dan kering.

“Ini ditandai dengan kelembaban udara yang masih tinggi, namun terdapat penurunan kualitas udara dengan meningkatnya partikulat PM2.5 yang merupakan indikator terdapatnya partikel kering di udara,” ujar Prakirawan BMKG kepada langgam.id, Kamis (12/08/2026).

Berdasarkan data di Stasiun Pengataman Atmosfer Global (GAW) di Koto Tabang Kab. Agam, kualitas udara terpantau 33.8 mikrogram per meter kubik atau kategori sedang

“Saat ini kami mengkategorikan sebagai Haze (polusi udara) pak, karena jarak pandangnya masih lebih tinggi dari 5 kilometer, walaupun dengan kelembaban tinggi,” ujarnya.

Baca Juga

Polda Sumbar memperlihatkan barang bukti saat penggerebekan kampung narkoba di Polda Sumbar.
Polda Gerebek Kampung Narkoba di Padang, DPRD: Ini Tamparan Keras
Hadapi Semen Padang Fc, PSMS Medan Targetkan Tiga Poin
Hadapi Semen Padang Fc, PSMS Medan Targetkan Tiga Poin
TIM SAR mengevakuasi wisatawan terjatu dari puncak air terjun robo di Harau, Payakumbuh.
Korban Terjatuh di Air Terjun Robo Ditemukan Meninggal 
Asap Karhutla, Kasus ISPA di Kota Padang Meningkat Tajam 
Asap Karhutla, Kasus ISPA di Kota Padang Meningkat Tajam 
Sepekan Pascabanjir Pessel, Lebih 500 Rumah di Rahul Tapan Krisis Air Bersih
Sepekan Pascabanjir Pessel, Lebih 500 Rumah di Rahul Tapan Krisis Air Bersih
Disdikbud menginteruksikan siswa memakai masker untuk mengantisipasi dampak asap karhutla.
Penjelasan Pakar Pendidikan Agar Penerapan PJJ Tidak Sebatas Formalitas