LANGGAM.ID – Puluhan kepala keluarga (KK) terdampak banjir yang merendam kawasan Parak Jambu RT 02 RW 10, Kelurahan Dadok Tunggul Hitam, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang. Hingga Selasa pagi, air tampak masih menggenangi daerah tersebut.
Ketua RT 02, Sutrizal Domo, mengatakan sedikitnya 61 warga di wilayahnya terdampak banjir. Saat debit air meningkat, warga dievakuasi ke Masjid Al Hidayah yang dijadikan lokasi pengungsian sementara.
“Semalam ada 61 warga terdampak. Mereka sempat mengungsi ke Masjid Al Hidayah dan tadi pagi sudah kembali ke rumah masing-masing,” ujar Sutrizal.
Berdasarkan pantauan Langgam.id, genangan air di ruas jalan masih mencapai mata kaki orang dewasa. Arus lalu lintas tetap berjalan karena kendaraan roda dua maupun roda empat masih bisa melintas.
Air tergenang disebabkan saluran drainase serta irigasi di sekitar masih meluap, sehingga air sepanjang jalan masih tergenang
Sejumlah warga terlihat berjalan kaki menerobos genangan. Sejumlah warga lainnya mulai membersihkan rumah yang sempat terendam banjir.
Genangan masih memenuhi badan jalan sepanjang sekitar 50 meter. Bekas lumpur tampak menempel di pagar, dinding rumah, dan bangunan di sepanjang jalan.
Salah seorang warga, Riswandi, menunjukkan bekas ketinggian air yang sempat merendam rumahnya. Ia mengatakan air di dalam rumah mencapai perut orang dewasa, sedangkan di badan jalan sempat setinggi dada.
“Kalau di dalam rumah airnya sampai perut orang dewasa. Di jalan malah sampai dada,” kata Riswandi.
Meski air mulai surut, warga masih disibukkan membersihkan rumah dari lumpur dan sampah yang terbawa banjir. (FIX)






