Puluhan Warga di Dadok Tunggul Hitam Terdampak Banjir, Sempat Dievakuasi ke Musala

Kondisi Dadok Tunggul Hitam usai diterjang banjir pada Selasa pagi (3/8/2026).

Kondisi Dadok Tunggul Hitam usai diterjang banjir pada Selasa pagi (3/8/2026).

LANGGAM.ID – Puluhan kepala keluarga (KK) terdampak banjir yang merendam kawasan Parak Jambu RT 02 RW 10, Kelurahan Dadok Tunggul Hitam, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang. Hingga Selasa pagi, air tampak masih menggenangi daerah tersebut.

Ketua RT 02, Sutrizal Domo, mengatakan sedikitnya 61 warga di wilayahnya terdampak banjir. Saat debit air meningkat, warga dievakuasi ke Masjid Al Hidayah yang dijadikan lokasi pengungsian sementara.

“Semalam ada 61 warga terdampak. Mereka sempat mengungsi ke Masjid Al Hidayah dan tadi pagi sudah kembali ke rumah masing-masing,” ujar Sutrizal.

Berdasarkan pantauan Langgam.id, genangan air di ruas jalan masih mencapai mata kaki orang dewasa. Arus lalu lintas tetap berjalan karena kendaraan roda dua maupun roda empat masih bisa melintas.

Air tergenang disebabkan saluran drainase serta irigasi di sekitar masih meluap, sehingga air sepanjang jalan masih tergenang

Sejumlah warga terlihat berjalan kaki menerobos genangan. Sejumlah warga lainnya mulai membersihkan rumah yang sempat terendam banjir.

Genangan masih memenuhi badan jalan sepanjang sekitar 50 meter. Bekas lumpur tampak menempel di pagar, dinding rumah, dan bangunan di sepanjang jalan.

Salah seorang warga, Riswandi, menunjukkan bekas ketinggian air yang sempat merendam rumahnya. Ia mengatakan air di dalam rumah mencapai perut orang dewasa, sedangkan di badan jalan sempat setinggi dada.

“Kalau di dalam rumah airnya sampai perut orang dewasa. Di jalan malah sampai dada,” kata Riswandi.

Meski air mulai surut, warga masih disibukkan membersihkan rumah dari lumpur dan sampah yang terbawa banjir. (FIX)

Tag:

Baca Juga

Mitigasi Banjir, BPBD Padang Bersihkan Material Bebatuan di Lapau Munggu
Mitigasi Banjir, BPBD Padang Bersihkan Material Bebatuan di Lapau Munggu
Kondisi bentaran sungai di Lapau Manggu, Gunung Sariak, Padang Kamis (20/8/2026).
Arus Sungai Cepat Naik Saat Hujan, Warga Lapau Munggu Dibayangi Banjir Susulan
Warga menjemur padi yang dipanen dari sawah terdampak banjir Kota Padang
Cerita Petani Lapau Manggu, Panen Padi dari Sawah yang Terendam Banjir
Debit Air Sungai Kawasan Lapau Munggu Sempat Kembali Naik
Debit Air Sungai Kawasan Lapau Munggu Sempat Kembali Naik
Lokasi pembangunan hunian tetap untuk warga terdampak banjir Kota Padang.
Asa Penyitas Banjir Padang Menunggu Hunian yang Tak Kunjung Rampung
Tingginya intensitas hujan mengakibatkan banjir bandang di Jorong III Rambah, Nagari Lansek Kodok, Kecamatan Rao Selatan, Kabupaten Pasaman,
BMKG Imbau Warga Waspadai Potensi Banjir dan Longsor di Sumbar