Hari Kedua Pencarian, Korban Banjir Bandang Pasaman Masih Belum Ditemukan

Langgam.id-Proses pencarian satu korban hilang akibat  banjir bandang di Nagari Simpang Tonang, Kecamatan Duo Koto, Kabupaten Pasaman masih belum ditemukan, Sabtu (19/9/2026).

Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Pasaman Novi Yurandi mengatakan proses pencarian korban Bernama Armianto yang menjadi korban terseret banjir bandang pada hari Jumat (18/9/2020) tersebut masih terus dilakukan. 

Petugas memulai penyusuran dari pukul 08.00 Wib hingga 17.50 WIB menggunakan tiga regu darat  yang menelusuri tepian kiri kanan sungai sungai, kemudian regu rescue yang berada di air dan regu udara yang membantu pencarian menggunakan drone termal.

“Tadi siang kami dibantu satu unit eskavator dari masyarakat namun korban masih belum ditemukan pencaharian akan dilanjutkan keesokan harinya,”ucapnya. 

Ia mengatakan unsur-unsur yang terlibat dalam pencaharian kali ini berasal dari tim Pos SAR Pasaman sebanyak 7 orang, Unit Siaga SAR Agam 6 orang,  Polsek Duo Koto sebanyak 8 orang, BPBD Pasaman sebanyak 11 orang,  KODIM 0305 sebanyak 4 orang,  Local Hero sebanyak  5 orang dan  Masyarakat sebanyak 30 orang. 

Sebelumnya banjir  Simpang Tonang Kecamatan Dua Koto, Kabupaten Pasaman pada Jumat (18/8/2026) setelah wilayah tersebut diguyur hujan dengan intensitas tinggi sepanjang siang hingga sore. 

Kondisi tersebut menyebabkan debit air sungai  meluap hingga menggenangi permukiman warga di Nagari Simpang Tonang sekitar pukul 16.00 WIB.

Banjir tersebut menyebabkan sekitar 55 keluarga dan sekitar 55 unit rumah turut terdampak. Selain itu, dua unit rumah dilaporkan mengalami kerusakan dan sekitar 5 hektare lahan pertanian terdampak. (fix)

Baca Juga

Petugas BPBD Agam memantau kondisi sungai mengantisipasi banjir akibat hujan deras. (Dok. BPBD Agam)
Waspada Hujan Deras, BPBD Agam Siagakan Petugas Pantau Sungai Batang Kumayo
Kondisi banjir di kawasan Lumin Park Lubuk Minturun, Koto Tangah, Padang. (Dok. Istimewa)
Hujan Deras Picu Banjir di Kota Padang, Lubuk Minturun dan Guo Kembali Terendam
Sejumlah wilayah di Pesisir Selatan diterjang banjir hingga longsor karena dipicu hujan deras. (Dok. BPBD Kabupaten Pesisir Selatan)
Hujan Deras Picu Banjir dan Longsor di Pesisir Selatan, Sejumlah Titik Butuh Alat Berat
Tim SAR Evakuasi Jenazah Tanpa Identitas di Batang Saman Pasaman Barat
Tim SAR Evakuasi Jenazah Tanpa Identitas di Batang Saman Pasaman Barat
Sidang Pemuda Mentawai Yogi Starlink, Pengacara Nilai Tuntutan Jaksa Abaikan Fakta Persidangan
Sidang Pemuda Mentawai Yogi Starlink, Pengacara Nilai Tuntutan Jaksa Abaikan Fakta Persidangan
Berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Dishub Sumbar mencatat ada sebanyak 12 ruas jalan yang rawan longsor di wilayah Provinsi Sumbar.
Kronologi Longsor Tambang Emas Solok Selatan Renggut 4 Korban Jiwa