Padang Digenangi Banjir, BPBD: Belum Ada Penanganan Evakuasi

Langgam.id-banjir

Banjir di Kampung Jua, Lubuk Begalung, Kota Padang. [foto: BPBD Kota Padang]

Langgam.id – Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar) kembali terendam banjir pada Sabtu (30/10/2021). Sedikitnya ada beberapa titik genangan akibat hujan deras yang melanda daerah Kota Padang dari siang sampai sore.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Longistik BPBD Kota Padang, Sutan Hendra membenarkan kejadian banjir di Kota Padang.  Ia menyebut, belum ada daerah yang perlu penanganan evakuasi dari dampak banjir sendiri.

“Kejadian banjir memang ada, untuk penanganan evakuasi belum ada sampai saat ini,” ujarnya saat dihubungi langgam.id, Sabtu (30/10/2021).

“Air juga sudah masuk di rumah warga, mulai daerah Kampung Jua, Pangambiran Ampalu. Masih daerah itu terpantau banjir,” sambungnya.

Sutan menyebut, beberapa daerah di Kota Padang banjirnya sudah mulai menyusut. Daerah tersebut teletak di Tabing Banda Gadang.

“Curah hujan kayaknya dipengaruhi debit air sungai, untuk di kota belum ada genangan banjir. Kalau ada tidak terlalu signifikan. Jadi saat ini masi terjadi peningkatan debit air sungai,” jelasnya.

Baca juga: Status Siaga Bencana hingga Desember, Berikut Peta Potensi Banjir di Sumbar

Lebih lanjut, dia mengatakan bahwa ketingian banjir di Padang sampai saat ini baru 30-40 cm.

“Masyarakat diharapkan tetap waspada, kalau ketinggian air signifikan, harap melapor,” harap Sutan.

Baca Juga

Putaran Uang Hasil Tambang Emas IIegal di Sumbar Capai Rp1 Triliun per Tahun
Putaran Uang Hasil Tambang Emas IIegal di Sumbar Capai Rp1 Triliun per Tahun
Langgam.id-cerah berawan
Cuaca Idul Adha 2026 di Sumbar Diprediksi Cerah, Sebagian Cerah Berawan
salah satu penghuni huntara Kapalo Koto menjemput air untuk kebutuhan harian.
Harap-Harap Cemas Menanti Hunian yang Dijanjikan
Kondisi huntara di Kapalo Kota, Kota Padang.
Setengah Tahun Pascabencana, Penghuni Huntara Kota Padang Krisis Air Bersih
Rakit darurat untuk penyeberangan masyarakat di Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman. Jembatan di sungai tersebut terdampak saat bencana banjir November 2025. Ghafar
Centang Parenang Setengah Tahun Penanggulangan Bencana Sumbar
Heboh Mobil Dinas Dipakai Istri ke Kampus, Ketua DPRD Limapuluh Kota Minta Maaf
Heboh Mobil Dinas Dipakai Istri ke Kampus, Ketua DPRD Limapuluh Kota Minta Maaf