Langgam.id – Harta kekayaan enam anggota DPR RI daerah pemilihan Sumatra Barat (Sumbar) yang telah melaporkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) 2025 mengalami kenaikan dibandingkan laporan tahun 2024.
Data tersebut didapati Langgam.id dari situs resmi LHKPN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dari enam anggota DPR RI yang dibandingkan, kenaikan harta berkisar 0,09 persen hingga 19,22 persen atau ada yang ratusan juta dan miliaran.
Benny Utama mencatat persentase kenaikan harta paling tinggi. Harta kekayaannya pada LHKPN 2025 tercatat Rp4.339.398.736, naik Rp699.622.916 dibandingkan LHKPN 2024 yang sebesar Rp3.639.775.820. Dengan demikian, harta kekayaan Benny Utama mengalami kenaikan sekitar 19,22 persen.
Setelah Benny, kenaikan persentase terbesar tercatat pada harta Nevi Zuairina. Pada LHKPN 2025, harta Nevi tercatat Rp19.070.469.189, meningkat Rp1.611.583.461 dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp17.458.885.728. Kenaikan harta Nevi tersebut mencapai sekitar 9,23 persen.
Sementara itu, harta kekayaan Arisal Aziz pada LHKPN 2025 tercatat Rp44.556.424.672. Jumlah tersebut meningkat Rp1.196.226.371 dibandingkan LHKPN 2024 yang sebesar Rp43.360.198.301. Persentase kenaikan harta Arisal tercatat sekitar 2,76 persen.
M Shadiq Pasadigoe juga mengalami kenaikan harta, meski tidak sebesar tiga nama sebelumnya. Harta kekayaannya pada LHKPN 2025 tercatat Rp8.194.236.298, naik Rp117.542.032 dari LHKPN 2024 yang sebesar Rp8.076.694.266. Kenaikan harta Shadiq tercatat sekitar 1,46 persen.
Berikutnya, Mulyadi yang masih menjadi anggota DPR RI asal Sumbar dengan harta kekayaan terbesar dari enam nama tersebut.
Harta Mulyadi pada LHKPN 2025 tercatat Rp162.691.303.920. Jumlah ini naik Rp558.590.313 dibandingkan LHKPN 2024 yang sebesar Rp162.132.713.607.
Meski secara nominal kenaikannya lebih besar dibandingkan Shadiq, persentase kenaikan harta Mulyadi hanya sekitar 0,34 persen karena jumlah harta yang dilaporkan sebelumnya sudah mencapai lebih dari Rp162 miliar.
Sementara itu, Cindy Monica Salsabila Setiawan mencatat kenaikan harta paling kecil baik secara nominal maupun persentase.
Harta Cindy pada LHKPN 2025 tercatat Rp10.216.750.866, naik Rp9.499.000 dibandingkan LHKPN 2024 yang sebesar Rp10.207.251.866. Kenaikan tersebut hanya sekitar 0,09 persen.
Jika dilihat berdasarkan persentasenya, Benny Utama menjadi anggota DPR RI asal Sumbar yang mengalami kenaikan harta paling tinggi dari enam nama tersebut. Sedangkan berdasarkan jumlah harta, Mulyadi masih menjadi yang terkaya dengan total kekayaan mencapai Rp162,69 miliar. (WAN)





