Kunjungi Famili Saat Lebaran, Gubernur Sumbar: Tidak Perlu, Cukup Telepon Saja

Surat Terbuka Dokter Jantung | Kunjungan Keluarga Saat Lebaran Dilarang

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno (Humas Pemprov Sumbar)

Langgam.id – Gubernur Sumatra Barat (Sumbar), Irwan Prayitno menyebutkan bahwa lebaran tahun ini tidak perlu mengunjungi famili, karena memang Idul Fitri 1441 Hijriah, katanya, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, karena tahun ini ada Virus Corona (Covid-19).

Irwan mengimbau, agar masyarakat tetap di rumah selama lebaran, agar penyebaran Virus Corona dapat ditekan.

Untuk lebaran tahun ini, jelas Irwan, masyarakat Sumbar diminta tetap bersabar dan menahan diri dengan tetap bersama keluarga di rumah. “Komunikasi dengan keluarga lain tidak perlu dengan mendatangi atau mengunjungi, cukup dengan telpon atau via daring,” ujarnya di Padang, Rabu (20/5/2020).

Ditegaskan Irwan, hal itu dilakukan untuk mencegah penyebaran Virus Corona di Sumatera Barat. Dengan tetap di rumah, maka akan lebih baik, karena bisa mencegah penyebaran virus. Silaturahmi tidak harus saling mengunjungi.

InsyaAllah ini yang terbaik untuk memutus rantai penyebaran Covid-19, semoga kebahagiaan tetap kita dapatkan saat lebaran tahun ini,” ucapnya.

Selain dilarang mengunjungi famili, Irwan juga melarang adanya kunjungan wisata yang biasa dilakukan saat lebaran. Apalagi saat ini tempat wisata masih ditutup dan penerapan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) masih berlangsung hingga 29 Mei.

Baca juga :  Bus NPM Kembali Beroperasi, Ini Komentar Gubernur Sumbar

Lalu, bepergian ke pasar juga diimbau tidak dilakukan, jika itu bukan membeli kebutuhan pokok. Selama melakukan perjalanan juga wajib memenuhi protokol kesehatan seperti memakai masker, cuci tangan, dan jaga jarak.

Baca juga : Bupati Pesisir Selatan Larang Pelaksanaan Salat Idul Fitri di Lapangan Terbuka

Kemudian, terkait pelaksanaan Salat Idul Fitri, jelasnya, bagi masyarakat yang akan melaksanakan, maka harus dipenuhi syaratnya terlebih dahulu. Diantaranya, daerah tersebut harus dipastikan bebas dari penyebaran Covid-19 yang ditetapkan oleh pemerintah setempat. (Rahmadi/ZE)

Baca Juga

Masyarakat Nagari Kubang Putiah Agam menolak trase Tol Sicincin-Bukittinggi. (Dok. Saluak Kreasi)
Pemerintah Batalkan Trase Tol Sicincin Bukittinggi yang Lewati Kubang Putiah
Suasana proses belajar mengajar di MAN 3 Padang, Rabu (15/7/2026).
Usai Insiden Bom Rakitan, Aktivitas Belajar di MAN 3 Padang Kembali Normal
Insiden MAN 3 Padang, Polda Sumbar Temukan 4 Bom, 1 Meledak 
Insiden MAN 3 Padang, Polda Sumbar Temukan 4 Bom, 1 Meledak 
Bekas ledakan bom rakitan di meja belajar miliki salah seorang siswa MAN 3 Padang.
Polda Ungkap Bahan Bom Rakitan Siswa MAN 3 Padang, Dari Kelereng hingga Mesiu
Tim Gegana Polda Sumbar di TKP bom rakitan di MAN 3 Padang.
Bom Rakitan MAN 3 Padang, Polda: Siswa Belajar Otodidak di Internet 
Tim Gegana Polda Sumbar di TKP bom rakitan di MAN 3 Padang.
Polda Pastikan Tidak Ada Korban dari Ledakan Bom Rakitan di MAN 3 Padang