Banjir Kota Padang, BPBD Sumbar Turunkan Puluhan Personel dan 4 Perahu untuk Evakuasi Warga

Petugas BPBD evakuasi warga terjebak banjir di Kota Padang.

Petugas BPBD evakuasi warga terjebak banjir di Kota Padang.

Langgam.id– Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Barat menurunkan empat unit perahu dan 20 personel untuk membantu penanganan banjir di sejumlah titik di Kota Padang, Senin (03/08/2026) sore. 

Juru Bicara BPBD Sumbar, Ilham Wahab, mengatakan empat perahu telah dikerahkan ke lokasi yang membutuhkan bantuan evakuasi maupun pertolongan pertama.

“Hari ini kami menurunkan empat perahu, terdiri dari tiga perahu karet dan satu perahu aluminium,” kata Ilham saat dikonfirmasi, Senin (03/08/2026).

Lanjutnya, 20 personel BPBD saat ini masih difokuskan untuk membantu penanganan di 15 titik banjir di Kota Padang. 

Sementara itu, data jumlah warga yang dievakuasi masih dalam proses pendataan.

“Kami belum melakukan pendataan. Untuk jumlah warga yang dievakuasi belum bisa kami pastikan karena tim masih fokus evakuasi warga terdampak,” ujarnya.

Ilham menambahkan BPBD Sumbar terus meningkatkan kesiapsiagaan, karena BMKG masih memprakirakan hujan berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Sumatra Barat.

“Kami mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di kawasan rawan banjir dan longsor, agar tetap waspada karena potensi hujan masih ada,” ujarnya. (FIX)

Baca Juga

Longsor di kawasan tambang Silokek, Kabupaten Sijunjung, Minggu (23/8/2026).
Longsor di Kawasan Tambang Silokek, 4 Korban Luka-Luka
Longsor di kawasan tambang Silokek, Kabupaten Sijunjung, Minggu (23/8/2026).
Breaking News! Longsor di Kawasan Bekas Tambang Silokek 
Perjalanan Ulya Jadi Utusan Paskibraka Asal Sumbar
Perjalanan Ulya Jadi Utusan Paskibraka Asal Sumbar
7 Hotspot Muncul di Dharmasraya, BPBD Sumbar: Kecil Kemungkinan Jadi Karhutla
7 Hotspot Muncul di Dharmasraya, BPBD Sumbar: Kecil Kemungkinan Jadi Karhutla
Sumbar Kembali Kirim 2,03 Ton Rendang untuk Korban Gempa NTT
Sumbar Kembali Kirim 2,03 Ton Rendang untuk Korban Gempa NTT
BMKG Sebut Udara Padang Kabur Akibat Hotspot di Provinsi Tetangga
BMKG Sebut Udara Padang Kabur Akibat Hotspot di Provinsi Tetangga