Intip Fakta Menarik ‘Itiak Lado Mudo’ Kuliner Khas Ngarai Sianok Bukittinggi

itiak lado

Itiak lado mudo (foto:sumbar.travel)

Langgam.id – Kota Bukittinggi merupakan salah satu kota wisata yang ada di Provinsi Sumatra Barat. Banyak destinasi wisata dan juga kuliner ternama. Mulai dari Jam Gadang, Lobang Jepang dan Ngarai Sianok.

Ketika berkunjung di Ngarai Sianok, anda harus singgah sebentar untuk menikmati kuliner terkenal yaitu Itiak Lado Mudo. Nah, mari simak informasi menarik seputar hidangan berat tersebut!

1. Untuk cara pengolahan daging Itiak akan dibakar terlebih dahulu. Setelah itu dibumbui dengan bawang putih dan bawang merah, jahe, damar, daun salam, serei. Lalu ditumis sampai empuk, dilumuri cabe hijau giling.

2. Sajian itiak lado mudo memang tidak bisa ditemui di semua rumah makan. Jika ingin mencicipinya, langsung saja datang ke daerah asalnya di deretan Jalan Binuang, Kayu Kubu, Kec. Guguk Panjang, Kota Bukittinggi.. Jika dari Kota Padang berjarak sekitar 80 km dengan waktu tempuh lebih kurang 3 jam.

Baca juga: Asiknya Menikmati Kopi Tatungkuik dari Malalak Agam

3.Usut punya usut, bebek atau itik yang digunakan pun harus yang berusia paling tua enam bulan. Tujuannya, supaya citarasa pedasnya lebih meresap dan tekstur dagingnya pun tak alot, bahkan akan lebih memudahkan saat proses pengolahan nanti.

4. Jika ingin menikmati kuliner ini anda perlu merogoh budget sebesar Rp. 100.000/ekor, dan Rp. 22.000/potong. Kemudian terdapat menu lainnya seperti ayam kampung dengan harga Rp. 75.000/ekor. Selain itu, tempat makan ini buka setiap hari dari pukul 06.00-18.00 wib dan juga menerima pesanan ke luar kota.(Mg-Olan/Ela)

Baca Juga

Rencana penataan ulang halaman pintu masuk kebun binatang. IST
Penjelasan Pemko Bukittinggi Soal Penataan Pintu Masuk Kebun Binatang Usai Polemik dari Pedagang
Pemko Bukittinggi merelokasi pedanga di depan pintu masuk kebun binatang ke area Pasar Atas.
Penataan Pintu Masuk Kebun Binatang, Pemko Bukittinggi Relokasi Pedagang ke Pasar Atas
Kalandra Muhammad Azis, bocah berusia 4 tahun 8 bulan dari Bukittinggi menderita leukemia langka. (Dok. Istimewa)
Bocah 4 Tahun Asal Bukittinggi Berjuang Lawan Leukemia Langka, Butuh Bantuan Operasi ke Luar Negeri
Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias membuka rapat kerja Pra Musyawarah Komisariat Wilayah (Muskomwil) I Apeksi
Yayasan Ford de Kock Laporkan Walikota Bukittinggi ke KPK
melakukan rotasi besar-besaran untuk jabatan kapolres di Sumatra Barat
Universitas Fort De Kock Polisikan Wali Kota Bukittinggi
GMNI Se-Sumbar Desak Usut Dugaan Kekerasan Satpol PP di Kampus Fort De Kock
GMNI Se-Sumbar Desak Usut Dugaan Kekerasan Satpol PP di Kampus Fort De Kock