Gubernur Lantik 16 Pejabat Tinggi Pratama di Lingkungan Pemprov Sumbar

Gubernur Mahyeldi melantik 16 pejabat tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatra Barat (Sumbar), Senin (3/1/2021).

Gubernur Sumbar Mahyeldi melantik 16 Pejabat Tinggi Pratama [Foto: Diskominfotik Sumbar]

Langgam.id – Gubernur Mahyeldi melantik 16 pejabat tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatra Barat (Sumbar). Pejabat yang baru dilantik diminta mampu memahami tugas sebagai pelayan masyarakat.

Pelantikan dan pengambilan sumpah 16 pejabat baru dipimpin oleh Gubernur Sumbar di Auditorium Gubernuran, Senin (3/1/2021) pagi.

“Pejabat tinggi pratama di lingkungan Pemprov Sumbar dituntut memahami tugas sebagai pelayan bagi masyarakat dan bukan sebaliknya,” kata Gubernur lewat keterangan tertulis yang diterima Langgam.id, Senin (3/1/2022).

Pada saat pelantikan Gubernur juga meminta pejabat baru juga bisa menjalin komunikasi yang baik dengan semua pihak pada semua level untuk optimalisasi pencapaian program unggulan Pemprov Sumbar.

Dia menyebut, promosi maupun rotasi jabatan yang dilakukan di Pemprov Sumbar adalah untuk meningkatkan pelayanan publik, agar lebih baik untuk tercapainya program dan kegiatan prioritas pemerintah daerah. Pejabat baru diminta memahami bahwa jabatan itu adalah amanah.

“Kita hadir untuk masyarakat, apalagi di zaman susah sekarang ini. masyarakat menantikan kehadiran kita. Apalagi yang mengisi jabatan struktural ini harus jadi perhatian dan pedoman, kita harus menjadi contoh bagi kabupaten dan kota,” ujarnya.

Ia juga minta kepada pejabat agar berkontribusi maksimal dalam pembangunan Sumbar. Melaksanakan tugas tidak hanya untuk mencapai target minimal, tapi lebih dari itu. Sebagai Gubernur dirinya juga akan melakukan evaluasi enam bulan setelah dilantik.

Dia mengingatkan, bahwa Pemprov tidak mau lambat, melambat-lambat, dan menghambat. Gubernur ingin cepat karena tuntutan masyarakat harus cepat. Bagi yang tidak mencapai sesuai target dapat diberi sanksi.

“Kalau kepala OPD tidak jelas langkah-langkahnya, berarti tidak prospek. Pahami betul visi misi dan jangan sampai ada yang tidak tau dengan program unggulan,” katanya.

Khusus untuk direktur rumah sakit, dia berpesan agar melakukan pembenahan serta perubahan paradigma sikap dan mental dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Perlu langkah kongkrit peningkatan kualitas pelayanan, benahi betul, hospitalitinya betul-betul baik. Kenapa orang banyak memilih berobat keluar negeri? karena pelayanan yang ekselen, karena itu perlu ini dibenahi,” katanya.

Gubernur Mahyeldi melantik 16 pejabat tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatra Barat (Sumbar), Senin (3/1/2021).

Gubernur Sumbar Mahyeldi melantik 16 Pejabat Tinggi Pratama [Foto: Diskominfotik Sumbar]

Diketahui, 16 jabatan baru terdiri atas 4 jabatan promosi, 9 jabatan rotasi dan 3 jabatan diperpanjang. Berdasarkan Keputusan Gubernur Sumbar Nomor 821/6516/BKD-2021, tanggal 23 Desember 2021, keempat pejabat yang dilantik adalah Drg. Busril, sebagai Direktur RSUD Dr. Achmad Muchtar Bukittinggi, dr. Elvi Fitraneti, sebagai Direktur RSUD Mohammad Natsir Kota Solok, dr. Mutiara Islam, sebagai Direktur RSUD Pariaman dan dr. Aklima, sebagai Direktur RSJ Prof.Dr. HB. Saanin.

Selanjutnya 9 jabatan berdasarkan SK Gubernur Sumbar Nomor 821/6843/BKD-2021 Tanggal 31 Desember 2021, adalah Fathol Bari sebagai Kepala Dinas SDA dan Bina Kontruksi, Gemala Ranti sebagai Kadis P3AP2KB, Jumaidi sebagai Kalaksa BPBD, Rifda Suriani sebagai Kadis Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan.

Kemudian Erasukma Munaf sebagai Kadis Bina Marga Cipta Karya dan tata Ruang, Syaifullah sebagai Kadis Kebudayaan, Irsad sebagai Kabiro Kesra, Rosail Akhyari Pardomuan sebagai Kabiro Pengadaan Barang dan Jasa, dan Doni Rahmat Samulo sebgai Kabiro Pemerintahan dan Otonomi Daerah.

Baca juga: Fraksi Gerindra Soroti Pelantikan Pejabat Meninggal di Sumbar

Terakhir, 3 jabatan yang diperpanjang berdasarkan SK Gubernur Sumbar Nomor 821/6844/BKD-2021, adalah Reti Wafda sebagai Kepala Badan Litbang, Herry Martinus sebagai Kadis Energi dan SUmber Daya Mineral, serta Raflis sebagai Sekretaris DPRD Sumbar. [*]

—
Dapatkan update berita terbaru setiap hari dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram Langgam.id News Update, caranya klik https://t.me/langgamid, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca Juga

Asap menyelimuti Kota Padang, Jumat (4/9/2026).
Sumbar Minim Titik Api, BMKG Sebut Kepulan Asap Datang dari Luar Sumbar
Pemuda mentawai Yogi terdakwa kasus penyediaan jasa telekomunikasi ilegal saat sidang putusan di Pengadilan Negeri Padang, Kamis (15/10/2026). Foto: Ghafar/Langgam
Sidang Internet Ilegal, Majelis Hakim Putuskan Pemuda Mentawai Yogi Tak Dijatuhi Pidana
Disdikbud menginteruksikan siswa memakai masker untuk mengantisipasi dampak asap karhutla.
Kualitas Udara Memburuk, Kota Padang Kembali Terapkan PJJ
Potret dari udara banjir menerjang perumahan Lumin Park, Kota Padang, Sabtu (10/10/2026). IST
Banjir Berulang Kota Padang, Tata Ruang Lumin Park Dinilai Bermasalah
Ada 740 Ribu UMKM di Sumbar, Mahyeldi Dorong Pelaku Usaha Kuasai Pemasaran Digital
Ada 740 Ribu UMKM di Sumbar, Mahyeldi Dorong Pelaku Usaha Kuasai Pemasaran Digital
Warga Kampung Lapau Munggu, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji, Kota Padang melihat kondisi rumah pascabanjir. Foto: Fajar/Langgam
Pemko Padang akan Relokasi Rumah di Kawasan Rawan, Warga Korban Banjir Enggan Pindah