Dokter Andani Ingin Bangun Pusat Penelitian Virus di Padang

Langgam.id – Kepala Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas (Unand) dr. Andani Eka Putra berencana mengembangkan laboratoriumnya menjadi pusat penelitian virus di Indonesia.

Rencana tersebut disampaikan Andani saat kunjungan Anggota DPR RI Andre Rosiade ke Laboratoriumnnya, Padang, Sabtu (22/8/2020). Pihak laboratorium juga akan menyiapkan proposal pengembangan yang akan disampaikan kepada pemerintah pusat.

“Kita akan persiapkan proposal untuk rencana pembangunan pusat penelitian virus,” katanya.

Menurutnya laboratorium bisa dikembangkan dengan melakukan sejumlah renovasi. Saat ini personil laboratorium juga ada sekitar 60 orang dan perlahan akan terus ditambah.

Sementara itu, Andre Rosiade mengatakan laboratorium Unand bisa dikembangkan menjadi salah satu pusat penelitian virus di Indonesia. Berdasarkan diskusi, diperkirakan akan membutuhkan dana sekitar Rp. 50 milyar.

“Saya minta ke beliau siapkan proposal, insyaallah kami akan bekerja keras, mudah-mudahan yang pak Andani bisa diwujudkan,” katanya.

Baca juga: Sumbar Pecahkan Rekor Nasional Pemeriksaan Sampel Covid-19 dalam Sehari

Pihaknya akan mendorong pemerintah pusat agar keinginan itu bisa terwujud. Ke depannya perang di dunia bisa saja bukan lagi cara konvensional, tetapi bisa secara serangan biologi seperti lewat virus. Sehingga Indonesia harus siap jika itu terjadi.

“Tentu menghadapi itu kita harus ada persiapan, kita harus punya laboratoriumnnya yang kuat, kita harus punya pusat penelitian yang kuat,” katanya.

Menurutnya, adanya covid-19 termasuk lebih ringan jika dibandingkan dengan dengan Mers Cov dan SARS. Kalau seandainya terjadi virus yang lebih ganas, tentu harus ada fasilitas yang siap meneliti dan mengcounte jika ada virus menyebar.

“Jika ada terjadi semoga laboratorium Unand bisa menjadi terdepan menelitinya dan mencarikan solusinya,” ujarnya.

Dalam kunjungan itu, Andre juga memberikan bantuan sebanyak 10 ribu PCR Swab yang senilai Rp. 1,5 milyar. (Rahmadi/ABW)

Baca Juga

Masyarakat Nagari Kubang Putiah Agam menolak trase Tol Sicincin-Bukittinggi. (Dok. Saluak Kreasi)
Pemerintah Batalkan Trase Tol Sicincin Bukittinggi yang Lewati Kubang Putiah
Suasana proses belajar mengajar di MAN 3 Padang, Rabu (15/7/2026).
Usai Insiden Bom Rakitan, Aktivitas Belajar di MAN 3 Padang Kembali Normal
Insiden MAN 3 Padang, Polda Sumbar Temukan 4 Bom, 1 Meledak 
Insiden MAN 3 Padang, Polda Sumbar Temukan 4 Bom, 1 Meledak 
Bekas ledakan bom rakitan di meja belajar miliki salah seorang siswa MAN 3 Padang.
Polda Ungkap Bahan Bom Rakitan Siswa MAN 3 Padang, Dari Kelereng hingga Mesiu
Tim Gegana Polda Sumbar di TKP bom rakitan di MAN 3 Padang.
Bom Rakitan MAN 3 Padang, Polda: Siswa Belajar Otodidak di Internet 
Tim Gegana Polda Sumbar di TKP bom rakitan di MAN 3 Padang.
Polda Pastikan Tidak Ada Korban dari Ledakan Bom Rakitan di MAN 3 Padang