5 Anggota DPR RI Asal Sumbar Belum Lapor LHKPN 2025, dari Andre Rosiade hingga Rahmat Saleh

Langgam.id – Sebanyak lima dari 14 anggota DPR RI daerah pemilihan (dapil) Sumatera Barat (Sumbar) belum tercatat melaporkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) periodik tahun pelaporan 2025.

Berdasarkan pantauan Langgam.id di situs resmi LHKPN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Sabtu (8/8/2026) siang, sembilan anggota DPR RI asal Sumbar telah tercatat melaporkan LHKPN 2025. Sementara lima lainnya belum menunjukkan status telah melapor.

Lima anggota DPR RI asal Sumbar yang belum tercatat melaporkan LHKPN 2025 tersebut yakni Andre Rosiade dari Partai Gerindra, Lisda Hendrajoni dari Partai NasDem, Zigo Rolanda dari Partai Golkar, Alex Indra Lukman dari PDI Perjuangan, dan Rahmat Saleh dari PKS.

Berikut lima anggota DPR RI asal Sumbar yang belum tercatat melaporkan LHKPN 2025:

Andre Rosiade – Partai Gerindra

Andre Rosiade tercatat terakhir melaporkan LHKPN pada 2024 dengan total harta kekayaan Rp33.988.500.000.

Lisda Hendrajoni – Partai NasDem

Lisda Hendrajoni tercatat terakhir melaporkan LHKPN pada 2023 dengan total harta kekayaan Rp7.414.100.000.

Zigo Rolanda – Partai Golkar

Zigo Rolanda terakhir tercatat melaporkan LHKPN pada 2024 dengan total harta kekayaan Rp7.420.386.624.

Alex Indra Lukman – PDI Perjuangan

Alex Indra Lukman terakhir tercatat melaporkan LHKPN pada 2024 dengan total harta kekayaan Rp32.444.131.966.

Rahmat Saleh – PKS

Rahmat Saleh terakhir tercatat melaporkan LHKPN pada 2024 dengan total harta kekayaan Rp21.869.800.000.

Sementara itu, sembilan anggota DPR RI asal Sumbar lainnya telah tercatat melaporkan LHKPN 2025. Mereka yakni M. Shadiq Pasadigoe, Cindy Monica Salsabila Setiawan, Rico Alviano, Arisal Aziz, Mulyadi, Benny Utama, Nevi Zuairina, Ade Rezki Pratama, dan Athari Gauthi Ardi.

Berikut daftar anggota DPR RI asal Sumbar yang telah tercatat melaporkan LHKPN 2025:

M. Shadiq Pasadigoe – Partai NasDem – Rp8.194.236.298

Rico Alviano – PKB – Rp3.446.830.000

Arisal Aziz – PAN – Rp44.556.424.672

Mulyadi – Partai Demokrat – Rp162.691.303.920

Cindy Monica Salsabila Setiawan – Partai NasDem – Rp10.216.750.866

Benny Utama – Partai Golkar – Rp4.339.398.736

Nevi Zuairina – PKS – Rp19.070.469.189

Ade Rezki Pratama – Partai Gerindra – Rp15.497.163.302

Athari Gauthi Ardi – PAN – Rp26.860.936.300

LHKPN merupakan laporan mengenai harta kekayaan penyelenggara negara yang disampaikan kepada KPK. Pelaporan tersebut menjadi salah satu instrumen transparansi dan pencegahan korupsi karena masyarakat dapat mengetahui harta kekayaan penyelenggara negara serta perubahannya dari waktu ke waktu.
Status pelaporan LHKPN dapat dipantau masyarakat melalui laman resmi LHKPN KPK. (HER)

Baca Juga

Anggota DPR RI Soroti Masih Rendahnya Realisasi TKD Tangani Bencana Sumbar
Anggota DPR RI Soroti Masih Rendahnya Realisasi TKD Tangani Bencana Sumbar
Anggota DPR RI Ir Mulyadi
Anggota DPR RI Mulyadi Ingatkan Bahaya Judol yang Makin Canggih: Jebakan Sistematis dan Terstruktur!
Bupati Annisa Dampingi Anggota DPR Zigo Rolanda Tinjau Proyek Strategis di Dharmasraya
Bupati Annisa Dampingi Anggota DPR Zigo Rolanda Tinjau Proyek Strategis di Dharmasraya
Sosialisasi di UM Sumbar, Anggota DPR Mulyadi Ingatkan Pentingnya Penegakan Hukum bagi Perusak Lingkungan
Sosialisasi di UM Sumbar, Anggota DPR Mulyadi Ingatkan Pentingnya Penegakan Hukum bagi Perusak Lingkungan
Wawako Padang Dampingi Anggota Komisi V DPR Cek Progres Revitalisasi Pelabuhan Perikanan Bungus
Wawako Padang Dampingi Anggota Komisi V DPR Cek Progres Revitalisasi Pelabuhan Perikanan Bungus
Dampingi Kunker Anggota DPR Zigo Rolanda, Wako Padang: Kita Dapat Proyek SPAM dari Pusat Rp308 Miliar
Dampingi Kunker Anggota DPR Zigo Rolanda, Wako Padang: Kita Dapat Proyek SPAM dari Pusat Rp308 Miliar