Sejumlah Daerah Berlakukan PJJ, Gubernur Sebut SMA Tetap Tatap Muka

Gubernur Sumatra Barat Mahyeldi

Gubernur Sumatra Barat Mahyeldi

Langgam.id – Gubernur Sumatra Barat Mahyeldi menyatakan SMA sederajat tetap melaksanakan sekolah tatap muka meski beberapa kabupaten/kota memberlakukan pembelajaran jarak jauh atau PJJ untuk tingkat PAUD, TK, SD dan SMP akibat kualitas udara yang memburuk karena asap kebakaran lahan dan hutan atau Karhutla.

Mahyeldi menyebutkan, pemerintah provinsi yang menaungi SMA sederajat mengambil kebijakan untuk sekolah tatap muka dengan meningkatkan perlindungan terhadap siswa.

“Anak-anak SMA sudah beranjak dewasa. Mereka bisa ke sekolah dengan melengkapi diri seperti menggunakan masker,” katanya Rabu (16/9/2026).

Sementara itu, kata Mahyeldi untuk tingkat PAUD, TK, SD dan SMP diserahkan kepada masing-masing kabupaten/kota berdasarkan kondisi daerah. Pemprov pun telah menyurati kabupaten/kota untuk menyiapkan langkah antisipasi dampak dari asap karhutla.

“Untuk menentukan sekolah jarak jauh tergantung situasi di daerah, apakah sekolah melakukan pembelajaran jarak jauh atau tidak, itu kewenangan bupati dan wali kota,” katanya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumbar Habibul Fuadi mengatakan proses PJJ SMA sederajat mengikuti kebijakan masing-masing daerah. Seperti di Kota Padang yang kembali menerapkan PJJ pada hari ini.

“Menyesuaikan surat edaran dari  gubernur, PJJ disinkronkan dengan kebijakan kabupaten/kota, jadi kalau misalkan kebijakannya libur SMA sederajat juga libur,” katanya.

Sementara itu SMA sederajat di Kota Padang menerapkan PJJ, diantaranya di SMAN 10 Padang. Siswa dipulangkan setelah sekolah mendapatkan informasi bahwa untuk Kota Padang kembali menerapkan PJJ imbas udara buruk.

“Kita mendapatkan informasi baru pagi tadi. Jadi karena MBG sudah datang kita biarkan anak-anak makan dulu baru setelah itu anak-anak kita pulangkan,” kata Kepala sekolah SMAN 10 Padang Zahroni, Rabu (16/9/2026). (fix)

Baca Juga

Porprov Sumbar Resmi Dihelat Usai Vakum 8 Tahun
Porprov Sumbar Resmi Dihelat Usai Vakum 8 Tahun
Kampus Universitas Fort de Kock Bukittinggi
Breaking News! 8 Anggota Satpol PP Bukittinggi Jadi Tersangka Dugaan Kekerasan di Kampus Fort de Kock
Kalau Memang Butuh, Mengapa Harus Lewat Sini? Menguji Spatial Rationale Tol Padang–Pekanbaru
Kalau Memang Butuh, Mengapa Harus Lewat Sini? Menguji Spatial Rationale Tol Padang–Pekanbaru
Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Minangkabau, Decky Irmawan. (Langgam.id/ Ghaffar Ramdi)
Sumbar Kerap Diguyur Hujan, BMKG Ungkap Peran Lereng dan Pegunungan
Kemenag Ajukan Perbaikan Empat Rumah Ibadah Terdampak Galodo Solok
Kemenag Ajukan Perbaikan Empat Rumah Ibadah Terdampak Galodo Solok
Sisa lumpur galodo di sejumlah rumah warga di Arusoka, Kabupaten Solok, Rabu (23/9/2026)/ Ghafar.
Kalang Kabut Para Pedagang Menyelamatkan Nyawa dari Arus Galodo Solok