Banjir di Pesisir Selatan Surut, Warga Kembali ke Rumah

Langgam.id-banjir

Banjir di Pesisir Selatan. [foto: BPBD Pesisir Selatan]

Langgam.id – Banjir yang merendam 12 kecamatan di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Bara (Sumbar), mulai surut pada Sabtu (18/12/2021) siang.

Kepala Pelaksana BPBD Pesisir Selatan Doni Guzrizal mengatakan, bahwa warga dari 12 kecamatan yang dilanda banjir, sudah mulai kembali ke rumah masing-masing.

“Kondisi banjir sudah mulai surut dan masyarakat sebagian sudah kembali ke rumahnya. Saat ini masyarakat yang kembali, rata-rata membersihkan sisa banjir,” ujarnya, Sabtu (18/12/2021).

Doni juga mengatakan, saat ini kondisi curah hujan di Pesisir Selatan sudah mulai reda. Sehingga menurutnya faktor ini membuat banyak masyarakat kembali ke rumah masing-masing.

Selain itu, ia menyebut saat ini lalu lintas di Pesisir Selatan juga sudah kembali lancar. Lebih lanjut, ia mengungkapkan Pemda Pesisir Selatan saat ini juga akan mendirikan dampur umum.

“Bagi masyarakat membutuhkan makanan, Pemda akan mendirikan Dapur umum,” jelasnya.

Baca juga: Pesisir Selatan Dilanda Banjir, Warga Dievakuasi

Sebelumnya, banjir melanda Pesisir Selatan, Jumat (17/12/2021). Genangan air cukup parah akibat tingginya intensitas curah hujan.

Doni mengatakan, banjir melanda di sejumlah wilayah dengan ketinggian air beragam.

“Wilayah yang terdampak terdiri dari Batang Kapas, Lengayang, Lakitan, Pelangai, Air Haji, Tapan dan Silaut,” kata Doni dalam keterangan tertulisnya, Jumat (17/12/2021).

Baca Juga

Nagari Salareh Aia, Palembayan, Kabupaten Agam enam bulan pascabencana galodo.
Potret Nagari Salareh Aia Setelah Enam Bulan Dilanda Galodo
Langgam.id-cerah berawan
Cuaca Idul Adha 2026 di Sumbar Diprediksi Cerah, Sebagian Cerah Berawan
salah satu penghuni huntara Kapalo Koto menjemput air untuk kebutuhan harian.
Harap-Harap Cemas Menanti Hunian yang Dijanjikan
Kondisi huntara di Kapalo Kota, Kota Padang.
Setengah Tahun Pascabencana, Penghuni Huntara Kota Padang Krisis Air Bersih
Rakit darurat untuk penyeberangan masyarakat di Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman. Jembatan di sungai tersebut terdampak saat bencana banjir November 2025. Ghafar
Centang Parenang Setengah Tahun Penanggulangan Bencana Sumbar
TKP tewasnya dua orang pemuda akibat asap genset saat mati lampu massal di Tanah Datar.
Kronologi Kematian Tragis Dua Orang Diduga Keracunan Asap Genset saat Mati Lampu