Antisipasi Balap dan Tawuran, Polresta Padang Turunkan Personel Patroli Subuh

Antisipasi Balap dan Tawuran, Polresta Padang Turunkan Personel Patroli Subuh

Polresta Padang menurunkan puluhan personel untuk patroli subuh. (Foto: Humas Polresta Padang)

Langgam.id – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Padang menurunkan puluhan personel untuk patroli subuh. Hal tersebut untuk mengantisipasi balap dan tawuran serta gangguan keamanan dan ketertiban dalam masyarakat (kamtibmas).

Kapolresta Padang Kombes Pol Ferry Harahap dan Kasi Humas Polresta Padang Ipda Yanti Delfina dalam keterangan tertulisnya menyatakan, patroli tersebut digelar selama Ramadan 1444 Hijriyah untuk menciptakan situasi yang kondusif.

“Kegiatan tersebut dilaksanakan setiap harinya selama bulan Ramadhan pada pukul 04.00 WIB,” kata Kasi Humas, sebagaimana dirilis situs resmi Polresta Padang, Kamis (30/3/2023).

Menurutnya, polisi berpatroli dengan menyisir sejumlah tempat di Kota Padang yang dianggap rawan akan aksi balap liar dan tawuran.

Ia berharap, patroli tersebut dapat mengantisipasi balap liar dan tawuran di Kota Padang, sehingga masyarakat yang melalukan aktivitas ibadah selama Bulan Ramadhan 1444 H bisa melaksanakan aktivitas ibadah dengan aman. (*/SS)

Baca Juga

Bekas luka di tubuh bayi malang dianiaya ayah kandung di Padang. (Foto: Ipda Ghifari untuk Langgam.id)
Cerita Tetangga Ambil Paksa Bayi yang Dianiaya Ayah Kandung di Padang: Saya Menangis, Jejak Luka Banyak
RS Bhayangkara Padang Ungkap Kondisi Bayi yang Dianiaya Ayah Kandung: Infeksi Luas, Tubuh Penuh Gigitan 
RS Bhayangkara Padang Ungkap Kondisi Bayi yang Dianiaya Ayah Kandung: Infeksi Luas, Tubuh Penuh Gigitan 
Penampakan RD, pelaku penganiayaan anak kandung sendiri. (Foto: Dok. Polresta Padang)
Penampakan Ayah Kandung di Padang yang Aniaya Bayinya, Digiring ke Sel Tahanan 
Pemberian nama merupakan salah satu hal yang penting yang dilakukan oleh orang tua kepada buah hatinya yang baru lahir. Apalagi nama ini juga berkaitan dengan dokumen kependudukan.
Kasus Kekerasan Bayi 2 Tahun di Padang, Polisi Sebut Dipicu Faktor Ekonomi dan Alkohol
Bekas luka di tubuh bayi malang dianiaya ayah kandung di Padang. (Foto: Ipda Ghifari untuk Langgam.id)
Bayi 2 Tahun di Padang Dianiaya Ayah Kandung Selama 1 Bulan, dari Sundutan Rokok hingga Gigitan
Massa aksi membakar ban dan menutut keadilan kematian Karim di Balai Kota. (Foto: Fajar Hardiansyah/Langgam.id)
Tuntutan Massa Aksi Kasus Kematian Karim: Copot Kepala Satpol PP Padang, Polisi Usut Tuntas