Bayi 2 Tahun di Padang Dianiaya Ayah Kandung Selama 1 Bulan, dari Sundutan Rokok hingga Gigitan

Bekas luka di tubuh bayi malang dianiaya ayah kandung di Padang. (Foto: Ipda Ghifari untuk Langgam.id)

Bekas luka di tubuh bayi malang dianiaya ayah kandung di Padang. (Foto: Ipda Ghifari untuk Langgam.id)

Langgam.id – Polresta Padang menangkap RD (29), seorang ayah yang tega menganiaya anak kandungnya berumur dua tahun. Pelaku diketahui telah melakukan kekerasan fisik selama satu bulan.  

“Anak yang menjadi korban ini sudah mengalami kekerasan fisik kurang lebih satu bulan,” ujar Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol M Yasin kepada Langgam.id, Minggu (17/5/2026). 

Dari kekerasan fisik yang dialami korban tersebut, sekujur tubuhnya penuh luka. Dalam unggahan video di instagram Perwira Samapta I Polresta Padang, Ipda Ghifari Iman Sanika, terlihat bayi malang ini sangat memprihatinkan.  

Tampak luka lebam dan kemerahan di area mata, luka bekas gigitan di sejumlah bagian tubuhnya. Bahkan, kaki kanannya memerah diduga akibat siraman air panas, serta memar pada bagian alat vital.  

Yasin menyebutkan hasil pemeriksaan sementara terhadap pelaku, luka kekerasan fisik yang dialami korban di antaranya disebabkan dari sundutan rokok, gigitan hingga air panas.  

“Dari keterangan (pelaku) disampaikan dalam pemeriksaan, benar seperti itu,” kata dia.   

Ia menambahkan, korban saat ini masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Bhayangkara Padang. Untuk pelaku sudah diamankan di Polresta Padang. 

“Pelaku sudah kami amankan. Posisi korban saat ini sedang dirawat,” ucap Yasin.  

Kasus kekerasan dalam rumah tangga ini terungkap setelah tetangga mengambil paksa si bayi dari rumahnya pada Senin (4/5/2026). Tetangga itu kemudian membawanya ke Polresta Padang untuk dilaporkan.  

Hal ini dibenarkan Perwira Samapta I Polresta Padang, Ipda Ghifari Iman Sanika. Kasus ini sudah ditangani Satreskrim Polresta Padang, terduga pelaku juga sudah diamankan. 

“Bayi ini awalnya menangis terus di rumahnya. Tetangga yang curiga mendatangi, lalu membawa paksa bayi ini dan mengantarkanya ke Polresta Padang,” tambah Ghifari. (WAN) 

Baca Juga

Lansia Ditemukan Meninggal di Gudang Elpiji SPBU Wowo Padang, Keluarga Tolak Visum
Lansia Ditemukan Meninggal di Gudang Elpiji SPBU Wowo Padang, Keluarga Tolak Visum
Tiga IPA milik Perumda Air Minum Kota Padang atau dulu dikenal dengan sebutan PDAM, rusak parah dan hancur terbawa banjir bandang
IPA Gunung Pangilun Pulih, Seberapa Siap PDAM Padang Hadapi Bencana Berikutnya?
8 Siswa SMPN 2 Padang Buktikan Prestasi di Karate dan Pencak Silat
8 Siswa SMPN 2 Padang Buktikan Prestasi di Karate dan Pencak Silat
Ahli Geologi Sumatra Barat (Sumbar), Ade Edward meminta masyarakat untuk selalu memantau perkembangan dari gempa terkait dengan evakuasi
Penjelasan BMKG Soal Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Nias Selatan hingga Dirasakan di Padang
DPRD Bakal Panggil Direksi PDAM Padang, Bahas Layanan Air yang Selalu Bermasalah 
DPRD Bakal Panggil Direksi PDAM Padang, Bahas Layanan Air yang Selalu Bermasalah 
Gempang bumi berkekuatan magnitudo 4,9 mengguncang Kabupaten Agam, Sumatra Barat (Sumbar), Kamis (12/12/2024) pukul 13.36 WIB.
Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Nias Selatan, Terasa hingga Padang