Tingkatkan Tata Kelola Perguruan Tinggi Muhammadiyah, UM Sumatera Barat Bertekad Jadi Universitas Unggul

Infolanggam- Universitas Muhammadiyah (UM) Sumatera Barat terus berupaya untuk meningkatkan kualitas dan standar akademik serta manajamen kampus. Salah satunya dengan menggelar Workshop Tata Kelola Perguruan Tinggi Muhammadiyah di Convention Hall Prof. Dr. H. Ahmad Syafii Maarif, MA, Kampus I Padang, Sabtu (3/8)

Workshop yang berlangsung sehari penuh ini dihadiri Wakil Ketua I Majelis Diklitbang PP Muhammadiyah Prof Achmad Nurmandi, Tim Pendamping Akreditasi dan Penjaminan Mutu Majelis Diklitbang PP Muhammadiyah Nuryakin sebagai pembicara utama. Narasumber memberikan wawasan dan panduan mendalam terkait kurikulum program studi, target akreditasi, strategi pemberitaan kampus, pengelolaan jurnal ilmiah, dan berbagai topik penting lainnya yang relevan dengan pengembangan perguruan tinggi.

Rektor UM Sumatera Barat Riki Saputra mengatakan, apresiasinya atas kehadiran narasumber hebat dari Majelis Diklitbang PP Muhammadiyah.

“Kami sangat menyambut baik kehadiran Prof. Achmad Nurmandi dan Dr Nuryakin. Workshop ini diharapkan dapat membawa UM Sumatera Barat menuju pencapaian yang lebih baik di masa depan, baik dari segi prestasi akademik, akreditasi, maupun pengelolaan institusi,” ujarnya.

Kata Riki Saputra, pihaknya berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu pendidikan di UM Sumatera Barat. Dengan adanya workshop ini, UM Sumatera Barat mendapatkan banyak wawasan dan strategi baru yang dapat diaplikasikan untuk mencapai target-target institusional kami. 

“Harapan kami adalah menjadikan UM Sumatera Barat sebagai institusi yang unggul dan berdaya saing tinggi,” ujarnya

Workshop ini juga Wakil Rektor I UM Sumatera Barat Dedi Satria, Badan Pengurus Harian (BPH), Direktur Pascasarjana, Dekan dan Wakil Dekan, UPT Humas, Promosi dan PMB, Lembaga Kerjasama dan Urusan Internasional (LKUI), Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Pembelajaran (LP3M), dan stakeholder terkait lainnya.

Selama workshop, para peserta mendapatkan kesempatan untuk berdiskusi dan bertukar pikiran mengenai berbagai tantangan dan peluang dalam pengelolaan perguruan tinggi. Narasumber menekankan pentingnya kerjasama antara berbagai unit di universitas untuk mencapai target akreditasi yang lebih tinggi.

Workshop ini menjadi langkah bagi UM Sumatera Barat untuk terus berinovasi dalam dunia pendidikan. Berdasarakan analisis yang disampaikan narasumber, beberapa program studi berpotensi untuk meraih akreditasi unggul. Program studi tersebut antara lain ; S1 Ilmu Hukum, S1 Kehutanan, S1 Pendidikan Agama Islam, S1 Hukum Keluarga Islam dan S1 Pendidikan Bahasa Inggris.

Selain itu, dibahas juga tentang strategi pemberitaan kampus yang efektif dalam meningkatkan citra dan reputasi institusi. Narasumber menjelaskan bahwa pemberitaan kampus harus direncanakan dengan baik agar dapat memberikan dampak positif dan membangun kepercayaan publik.

“Workshop ini adalah langkah besar bagi UM Sumatera Barat. Kami yakin dengan arahan dan panduan dari para ahli, kami dapat menggapai langit dalam hal prestasi dan akreditasi,” ujar Riki.

Menindak lanjuti workshop ini UM Sumatera Barat akan membentuk tim akselerasi dan percepatan menuju akreditasi unggul. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi UM Sumbar dalam memperkuat tata kelola dan meningkatkan mutu pendidikan. Dengan bimbingan dari Majelis Diklitbang PP Muhammadiyah, diharapkan UM Sumatera Barat dapat terus berinovasi dalam memberikan pendidikan berkualitas kepada mahasiswa.

Baca Juga

Berita Pessel - berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Seorang tukang ojek ditangkap diduga melakukan pencabulan anak di bawah umur
Nasib Anak Korban Dugaan Cabul Oknum Polisi di Agam, Trauma dan Sering Menangis
Ultimatum Pelaku Tambang Emas Ilegal, Dinas ESDM Sumbar: Hentikan atau Kami Tindak Tegas!
Ultimatum Pelaku Tambang Emas Ilegal, Dinas ESDM Sumbar: Hentikan atau Kami Tindak Tegas!
Pengedar 47 Kg Sabu di Padang Divonis Seumur Hidup, Jaksa Tuntut Hukuman Mati
Pengedar 47 Kg Sabu di Padang Divonis Seumur Hidup, Jaksa Tuntut Hukuman Mati
Langgam.id - Dua pasien Gangguan Ginjal Akut Progresif Atipikal (GgAPA) masih dirawat di RSUP M Djamil Padang, Sumatra Barat (Sumbar).
RSUP M Djamil Pasang Badan di Kasus Bayi Alceo, Beri Bantuan Hukum Usai Dokter hingga Dirut Dipolisikan
Daftar 8 Orang Terlapor Kasus Bayi Meninggal di RSUP M Djamil, Termasuk Dokter hingga Dirut
Daftar 8 Orang Terlapor Kasus Bayi Meninggal di RSUP M Djamil, Termasuk Dokter hingga Dirut
Polisi Mulai Selidiki Kasus Bayi Alceo Meninggal di RSUP M Djamil Padang, 8 Orang Dilaporkan
Polisi Mulai Selidiki Kasus Bayi Alceo Meninggal di RSUP M Djamil Padang, 8 Orang Dilaporkan