2 Hari Pascabanjir, SMPN 41 Padang Masih Bergelut dengan Lumpur, Belajar Tatap Muka Belum Dimulai

Langgam.id – Dua hari setelah diterjang banjir bercampur material lumpur, SMP Negeri 41 Padang di Kelurahan Gunung Sarik, Kecamatan Kuranji, masih fokus melakukan pembersihan lingkungan sekolah. Hingga Rabu (5/8/2026), aktivitas belajar mengajar belum dapat dilaksanakan karena proses pemulihan masih berlangsung.

Pantauan Langgam.id di lokasi, tim gabungan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang dan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang terus membersihkan endapan lumpur yang menutupi hampir seluruh area sekolah.

Satu unit alat berat berukuran kecil juga dikerahkan untuk mengangkut material lumpur yang menumpuk di halaman sekolah hingga masuk ke sejumlah ruang kelas.

Selain petugas gabungan, para guru, tenaga kependidikan, dan siswa ikut bergotong royong membersihkan ruang kelas agar kegiatan belajar mengajar dapat segera kembali normal.

Meski cuaca di Kota Padang pada Rabu pagi terpantau cerah, sisa lumpur masih terlihat di sejumlah titik. Sebagian material bahkan mulai mengeras sehingga membutuhkan waktu dan tenaga lebih untuk membersihkannya.

Sebelumnya, Wali Kota Padang Fadly Amran menyatakan sekolah yang terdampak banjir paling parah untuk sementara diliburkan. Pemerintah Kota Padang, kata dia, telah menginstruksikan Dinas Pendidikan mempercepat pembersihan seluruh ruang kelas.

“Sudah kita minta Dinas Pendidikan membersihkan kelas-kelas hingga sore hari. Kita harapkan besok aktivitas belajar mengajar sudah bisa dilakukan kembali,” ujar Fadly, Selasa (4/8/2026).

Namun hingga Rabu siang, proses pembersihan masih terus dilakukan. Pihak sekolah masih memprioritaskan pemulihan sarana dan prasarana yang terdampak banjir sebelum kegiatan belajar mengajar kembali dibuka.

Sejumlah fasilitas sekolah, termasuk ruang kelas dan halaman, masih dipenuhi endapan lumpur akibat banjir yang melanda kawasan tersebut pada Senin (3/8/2026). Pemerintah bersama pihak sekolah berharap proses pembersihan dapat segera rampung sehingga para siswa bisa kembali mengikuti pembelajaran tatap muka dalam waktu dekat. (HER)

Tag:

Baca Juga

Mitigasi Banjir, BPBD Padang Bersihkan Material Bebatuan di Lapau Munggu
Mitigasi Banjir, BPBD Padang Bersihkan Material Bebatuan di Lapau Munggu
Kondisi bentaran sungai di Lapau Manggu, Gunung Sariak, Padang Kamis (20/8/2026).
Arus Sungai Cepat Naik Saat Hujan, Warga Lapau Munggu Dibayangi Banjir Susulan
Warga menjemur padi yang dipanen dari sawah terdampak banjir Kota Padang
Cerita Petani Lapau Manggu, Panen Padi dari Sawah yang Terendam Banjir
Debit Air Sungai Kawasan Lapau Munggu Sempat Kembali Naik
Debit Air Sungai Kawasan Lapau Munggu Sempat Kembali Naik
Lokasi pembangunan hunian tetap untuk warga terdampak banjir Kota Padang.
Asa Penyitas Banjir Padang Menunggu Hunian yang Tak Kunjung Rampung
Tingginya intensitas hujan mengakibatkan banjir bandang di Jorong III Rambah, Nagari Lansek Kodok, Kecamatan Rao Selatan, Kabupaten Pasaman,
BMKG Imbau Warga Waspadai Potensi Banjir dan Longsor di Sumbar