Langgam.id- 150 kepala keluarga (KK) terdampak banjir yang merendam Kampung Koto Rawang, Kenagarian Lakitan Timur, Kecamatan Lengayang, Kabupaten Pesisir Selatan, Senin (20/07/2026) malam.
Banjir dipicu hujan berintensitas tinggi, sejak sore hingga menyebabkan air menggenangi permukiman warga, dengan ketinggian sekitar satu meter.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Pesisir Selatan, Hendri Agustian, mengatakan banjir menyebabkan sekitar 150 rumah warga dimasuki air.
Meski demikian, tidak ada warga yang dievakuasi karena seluruh penghuni memilih tetap bertahan di rumah masing-masing.
“Kurang lebih 150 KK terdampak. Rumah mereka dimasuki air, tetapi tidak ada yang dievakuasi karena masyarakat masih bertahan di rumah,” kata Hendri, Selasa (21/07/2026).
Menurut Hendri, banjir di kawasan tersebut merupakan kejadian yang kerap berulang ketika hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Lengayang. Kondisi itu membuat sebagian besar warga sudah terbiasa menghadapi genangan dan memilih menunggu air surut.
“Karena banjir seperti ini sudah sering terjadi, masyarakat tetap berada di rumah meskipun ketinggian air mencapai sekitar satu meter. Hasil asesmen di lapangan juga menunjukkan tidak ada warga yang membutuhkan evakuasi,” ujarnya.
Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Pesisir Selatan Pos Kambang telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pendataan dan berkoordinasi dengan pemerintah kampung. Petugas memastikan kondisi warga tetap aman sambil memantau perkembangan banjir.
“Hingga sekitar pukul dua dini hari, air sudah mulai surut. Pagi ini kondisi air tidak memasuki rumah warga,” katanya. (HER)






