Update Zonasi Covid-19 Sumbar: 10 Daerah Zona Oranye, 9 Kuning

Kasus Covid lima besar, peta zonasi

Ilustrasi Peta Covid-19 di Sumbar (Foto: Langgam.id)

Langgam.id – Wilayah Sumatra Barat (Sumbar) masih menjadi zona oranye dan zona kuning penyebaran covid-19. Pada pekan ke-45 pandemi covid-19, atau periode 17 Januari 2021 sampai tanggal 23 Januari 2021, belum ada kabupaten dan kota di Sumbar yang berstatus zona hijau.

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Sumbar, Jasman Rizal, mengatakan pada pekan ke-45 pandemi ini terdapat 10 kabupaten kota yang berstatus zona oranye atau memiliki risiko sedang penyebaran covid-19.

Dari 10 kabupaten dan kota itu, Kabupaten Pasaman Barat menjadi daerah dengan skor paling rendah dan berpotensi menjadi zona merah. Sedangkan Dharmasraya mulai mendekati zona kuning.

“Yang paling rendah skornya itu adalah Kabupaten Pasaman Barat. Kita harapkan semua Kabupaten dan Kota lebih mengintesifkan pemeriksaan sample kepada warganya yang bertujuan agar penyebaran dan penangananan covid-19 dapat lebih baik lagi,” kata Jasman dalam keterangannya, Minggu (17/1/2021).

Baca juga: Total Kasus Covid-19 Sumbar 25.408, Berikut Sebaran Data Terkini

Sedangkan sembilan kabupaten dan kota lainnya, kata Jasman, masih menjadi zona kuning penyebaran covid-19. Dia meminta penanganan covid-19 di daerah zona kuning dimaksimalkan agar kembali menjadi zona hijau atau daerah tanpa kasus positif.

“Kita berharap dengan pemberlakuan Perda nomor 6 tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru di Sumbar, akan semakin mempercepat memutus mata rantai covid-19 di Sumbar. Kabupaten Kepulauan Mentawai masih mempertahankan sebagai satu-satunya di Sumatera Barat yang belum ada kasus kematian di daerahnya,” ucapnya.

Berikut zona penyebaran covid-19 Sumbar pada 17 Januari 2021 sampai tanggal 23 Januari 2021:

1. Zona oranye atau berisiko sedang (Skor 1,81 – 2,40):

Kabupaten Dharmasraya (skor 2,32)

Kabupaten Agam (skor 2,31)

Kabupaten Pesisir Selatan (skor 2,29)

Kabupaten Solok (skor 2,28)

Kabupaten Pasaman (skor 2,24)

Kota Sawahlunto (skor 2,10)

Kabupaten 50 Kota (skor 2,10)

Kabupaten Solok Selatan (skor 2,09)

Kabupaten Tanah Data (skor 2,08)

Kabupaten Pasaman Barat (skor 1,95)

2. Zona kuning atau risiko rendah (Skor 2,41 – 3,0):

Kabupaten Sijunjuang (skor 2,60)

Kota Pariaman (skor 2,54)

Kabupaten Kepulauan Mentawai (skor 2,48)

Kota Payokumbuah (skor 2,48)

Kota Padang Panjang (skor 2,45)

Kota Solok (skor 2,45)

Kabupaten Padang Pariaman (skor 2,43)

Kota Padang (skor 2,42)

Kota Bukittinggi (skor 2,41). (*ABW)

Baca Juga

PLMTH di Jorong Muaro Busuak, Kabupaten Solok, Sumbar sebagai sumber energi listrik swadaya warga
Menjajaki Transisi Energi Swadaya Warga di Kaki Bukit Barisan
Presiden Prabowo saat meninjau pembangunan Huntara untuk korban banjir di Kabupaten Agam.
984 Huntara untuk Sumbar, Prabowo Perintahkan Rampung Sebelum Ramadan
Semen Padang akan menjamu Bhayangkara FC Lampung pada pekan kesembilan Liga Super League 2025/2026, Senin sore (20/10/2025) di Stadion Haji
Lawan Persis Solo, Semen Padang FC Bidik Kemenangan Sebelum Jeda Paruh Musim
Banjir bandang merendam pemukiman wawrga di Kota Padang, Jumat (28/11/2025). BPBD
Bencana Picu Inflasi Sumbar Melambung Tinggi
Presiden Prabowo saat meninjau pembangunan Huntara untuk korban banjir di Kabupaten Agam.
Pemerintah Bangun 750 Huntara untuk Korban Banjir Sumbar
Jaime Giraldo pemain baru Semen Padang
Jaime Giraldo Resmi Gabung ke Semen Padang FC