Tim BMKG Cek Kondisi Jalur Evakuasi Tsunami di Padang Pariaman

Tim BMKG Cek Kondisi Jalur Evakuasi Tsunami di Padang Pariaman

Tim BMKG pantau jalur evakuasi di Padang Pariaman. (Dok. BPBD Padang Pariaman)

Langgam.id – Tim dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mendatangi sejumlah lokasi di Padang Pariaman. Tim BMKG datang untuk memastikan kondisi jalur evakuasi di daerah itu.

“Tujuan dari kunjungan ini adalah mencross-check dan memperbaharui data jalur evakuasi, Tempat Evakuasi Sementara (TES), Tempat Evakuasi Akhir (TEA) Bencana Tsunami dan Gempa Bumi,” demikian disampaikan BPBD Padang Pariaman dalam keterangan tertulis, Selasa (14/4/2021).

“Kunjungan juga memastikan bahwa jarak TES/TEA tidak lebih dari 20 menit jika berlari dari bibir pantai,” imbuh BPBD Padang Pariaman.

Lokasi yang didatangi tim BMKG di antaranya pantai di Nagari Ulakan dan Nagari Kataping. Mereka juga melihat rambu-rambu evakuasi di lokasi tersebut.

Tim dari BPBD Padang Pariaman juga melakukan pendampingan langsung dalam pemantauan itu. Mereka juga mendatangi jalur evakuasi di Batang Gasan dan Sungai Limau.

“Kunjungan dan cek lokasi ini juga di dampingi oleh Perangkat Nagari dari Gasan Gadang, Batang Batang Gasan dan Nagari Pilubang, Sungai Limau,” kata BPBD Padang Pariaman. (*ABW)

Baca Juga

PoIisi Belum Evakuasi Mobil yang Ditumpangi Bayi 4 Bulan dari Jurang di Padang Pariaman
PoIisi Belum Evakuasi Mobil yang Ditumpangi Bayi 4 Bulan dari Jurang di Padang Pariaman
Pilu, Bayi 4 Bulan Meninggal Usai Masuk Jurang di Kayu Tanam Padang Pariaman
Pilu, Bayi 4 Bulan Meninggal Usai Masuk Jurang di Kayu Tanam Padang Pariaman
Bocah Terseret Ombak di Padang Pariaman Ditemukan Meninggal Dunia
Bocah Terseret Ombak di Padang Pariaman Ditemukan Meninggal Dunia
Demo masyarakat Kasang di Ombudsman menuntuk tindaklanjut laporan dugaan maladministrasi oleh Gubernur Sumbar dalam pemberian izin tambang adesit.
Pemkab Padang Pariaman Segera Tinjau Legalitas Tambang Andesit di Kasang
Langgam.id-cerah berawan
BMKG: Cuaca Sumbar Didominasi Cerah Berawan hingga 29 Juni 2026
Demo masyarakat Kasang di Ombudsman menuntuk tindaklanjut laporan dugaan maladministrasi oleh Gubernur Sumbar dalam pemberian izin tambang adesit.
Warga Nagari Kasang ke Gubernur Mahyeldi: Kami Ingin Izin Tambang Andesit Dicabut