Kebakaran di Padang Pariaman, 1 Korban Sempat Terjebak dalam Rumah

Langgam.id – Satu unit rumah warga di Korong Simpang Tigo Sintuak, Kecamatan Sintuk Toboh Gadang (Sintoga), Kabupaten Padang Pariaman, ludes dilalap api pada Sabtu (1/8/2026) malam.

Dalam peristiwa itu, satu orang sempat terjebak di dalam rumah, namun berhasil dievakuasi oleh petugas pemadam kebakaran dan kini menjalani perawatan di RSUD Padang Pariaman.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Padang Pariaman, Rifki Monrizal, mengatakan laporan kebakaran diterima pihaknya sekitar pukul 20.04 WIB. Setelah menerima informasi, personel beserta armada langsung bergerak menuju lokasi kejadian.

“Begitu laporan kami terima, tim langsung diberangkatkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman sekaligus penyelamatan. Saat tiba di lokasi, api sudah membesar dan diketahui masih ada satu warga yang terjebak di dalam rumah,” ujar Rifki dalam keterangannya, Minggu (2/8/2026).

Menurutnya, proses penyelamatan menjadi prioritas utama dalam penanganan kebakaran tersebut. Berkat kesigapan petugas, korban berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat sebelum api menghanguskan seluruh bangunan.

“Alhamdulillah korban berhasil kami selamatkan dan langsung dievakuasi ke RSUD Padang Pariaman untuk mendapatkan perawatan medis. Keselamatan jiwa menjadi prioritas utama dalam setiap operasi yang kami lakukan,” katanya.

Sebanyak lima unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi, terdiri dari empat unit milik Damkar Kabupaten Padang Pariaman dan satu unit bantuan dari Damkar Kota Pariaman. Petugas berjibaku memadamkan kobaran api bersama personel Polsek Lubuk Alung serta masyarakat setempat.

Rifki menjelaskan, proses pemadaman hingga pendinginan berlangsung sekitar satu setengah jam sebelum api benar-benar dapat dikendalikan.

“Dengan dukungan seluruh personel dan bantuan dari Damkar Kota Pariaman, api berhasil dipadamkan sekitar satu setengah jam. Setelah itu kami melanjutkan proses pendinginan agar tidak muncul titik api baru,” jelasnya.

Berdasarkan hasil pendataan sementara, rumah tersebut diduga terbakar akibat kompor dapur yang lupa dimatikan saat digunakan memasak. Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dari pihak berwenang.

Akibat kejadian itu, kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp400 juta. Rifki pun mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat menggunakan peralatan memasak maupun instalasi listrik di rumah.

“Kami mengingatkan masyarakat untuk selalu memastikan kompor dalam keadaan mati setelah digunakan dan tidak meninggalkan aktivitas memasak tanpa pengawasan. Langkah sederhana ini sangat penting untuk mencegah terjadinya kebakaran,” pungkasnya. (WAN)

Baca Juga

1,5 Ha Lahan Terbakar di Nagari Aripan Solok
1,5 Ha Lahan Terbakar di Nagari Aripan Solok
Rumah gadang agam terbakar
Pria di Payakumbuh Bakar Rumahnya karena Sakit Hati dengan Keluarga, Merembet ke Rumah Tetangga
Kebakaran di Komplek Perumahan Parak Kopi, Damkar Kerahkan 4 Armada dengan 58 Personil 
Kebakaran di Komplek Perumahan Parak Kopi, Damkar Kerahkan 4 Armada dengan 58 Personil 
Kebakaran Bukit Solok Bio-Bio Harau Berhasil Dipadamkan, 18 Ribu Ayam Sempat Terancam
Kebakaran Bukit Solok Bio-Bio Harau Berhasil Dipadamkan, 18 Ribu Ayam Sempat Terancam
Kronologi Daihatsu Sigra Hilang Kendali di Kayu Tanam, 3 Orang Luka
Kronologi Daihatsu Sigra Hilang Kendali di Kayu Tanam, 3 Orang Luka
Sebanyak 86 peserta mengikuti MTQ Nagari Persiapan Lurah Ampalu Timur
86 Peserta Ikuti MTQ Nagari Persiapan Lurah Ampalu Timur, Digelar Mahasiswa KKN UNP 2026