10 Ruko Terbakar di Sijunjung: Diduga Korsleting Listrik, Kerugian Ditaksir Rp300 Juta

Langgam.id – Kebakaran melanda 10 unit ruko di Jorong Timpeh 4, Kenagarian Kamang, Kecamatan Kamang Baru, Kabupaten Sijunjung, Sumatra Barat (Sumbar) Jumat (4/9/2026) sekitar pukul 07.45 WIB.

Kepala Damkar Sijunjung Zulkifli mengatakan, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik.

“Dugaan sementara disebabkan korsleting listrik,” kata Zulkifli, Jumat, (4/9/2026).

Zulkifli menyebutkan, proses pemadaman sempat menghadapi kendala karena kondisi bangunan dan banyaknya material yang mudah terbakar.

“Api cepat membesar karena material di dalam ruko didominasi barang dagangan yang mudah terbakar,” jelasnya.

Meski demikian, Zulkifli menambahkan, pihaknya langsung melakukan upaya pemadaman agar kobaran api tidak meluas ke bangunan lainnya.

“Personel di lapangan bergerak cepat mengisolasi titik api,” ungkapnya.

Penanganan kebakaran berlangsung hingga sekitar pukul 11.15 WIB. Satu unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan dalam proses pemadaman tersebut.

Tidak ada laporan mengenai korban jiwa dalam kejadian ini. Sementara itu, kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai ratusan juta.

“Kerugian diperkirakan mencapai Rp800 juta,” tuturnya. (WAN)

Baca Juga

Berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: BMKG mencatat, hingga saat ini ada 32 titik panas atau hotspot tersebar di Sumbar.
4 Hektare Lahan Terbakar di Tanah Datar, Bakal Dijadikan Ladang Jagung
Kebakaran 2 Rumah di Lubeg, Kerugian Capai Rp800 Juta
Kebakaran 2 Rumah di Lubeg, Kerugian Capai Rp800 Juta
Masker ketat
Dharmasraya dan Sijunjung Terdampak Kabut Asap Kiriman, BPBD Imbau Warga Pakai Masker
4 Orang Mengaku Wartawan Diduga Peras SPBU di Sijunjung, Airgun dan Tongkat Bisbol Disita
4 Orang Mengaku Wartawan Diduga Peras SPBU di Sijunjung, Airgun dan Tongkat Bisbol Disita
penganiayaan padang
Massa Rusak Mobil Milik 4 Orang Mengaku Wartawan dari Riau, Dipicu Ancam Viralkan Pelansiran BBM di Sijunjung
satgas covid-19 sumbar, prokes sumbar
Kualitas Udara di Dharmasraya hingga Limapuluh Kota Kategori Kurang Sehat, Warga Diminta Pakai Masker