<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita TPU Tunggul Hitam Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<atom:link href="https://langgam.id/tag/tpu-tunggul-hitam/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://langgam.id/tag/tpu-tunggul-hitam/</link>
	<description>Berita Terkini - Berita Terbaru - Berita Hari Ini</description>
	<lastBuildDate>Fri, 03 Nov 2023 07:40:40 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2019/01/cropped-langgam-512a.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Berita TPU Tunggul Hitam Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<link>https://langgam.id/tag/tpu-tunggul-hitam/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">159480384</site>	<item>
		<title>2 TPU Beretribusi di Kota Padang Overload, Pemko Tawarkan Konsep Tumpang Sari</title>
		<link>https://langgam.id/2-tpu-beretribusi-di-kota-padang-overload-pemko-tawarkan-konsep-tumpang-sari/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 03 Nov 2023 07:40:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Makam]]></category>
		<category><![CDATA[Pemko Padang]]></category>
		<category><![CDATA[TPU Tunggul Hitam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=191141</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Pemerintah Kota (Pemko) Padang tawarkan konsep tumpang sari di Tempat Pemakaman Umum (TPU) beretribusi. Hal tersebut imbas dari overload dua lahan TPU dan banyaknya permintaan lahan untuk makam di tempat tersebut. Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah Tempat Pemakaman Umum (UPTD TPU) Kota Padang Linda Afriani mengatakan, di Kota Padang, Sumatera Barat ada tiga TPU beretribusi yaitu TPU Air Dingin Lubuk Minturun, TPU Tunggul Hitam, serta TPU Bungus. &#8220;TPU Tunggul Hitam ada 22.383 makam, TPU Air Dingin ada 2.650 makam saat ini. Kedua TPU ini sudah penuh, daya tampung sudah tidak ada lagi,&#8221; tuturnya, dihubungi langgam.id, Jumat, (3/11/2023). Lanjutnya,</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/2-tpu-beretribusi-di-kota-padang-overload-pemko-tawarkan-konsep-tumpang-sari/">2 TPU Beretribusi di Kota Padang Overload, Pemko Tawarkan Konsep Tumpang Sari</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Pemerintah Kota (Pemko) Padang tawarkan konsep tumpang sari di Tempat Pemakaman Umum (TPU) beretribusi. Hal tersebut imbas dari overload dua lahan TPU dan banyaknya permintaan lahan untuk makam di tempat tersebut.</p>



<p>Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah Tempat Pemakaman Umum (UPTD TPU) Kota Padang Linda Afriani mengatakan, di Kota Padang, Sumatera Barat ada tiga TPU beretribusi yaitu TPU Air Dingin Lubuk Minturun, TPU Tunggul Hitam, serta TPU Bungus.</p>



<p>&#8220;TPU Tunggul Hitam ada 22.383 makam, TPU Air Dingin ada 2.650 makam saat ini. Kedua TPU ini sudah penuh, daya tampung sudah tidak ada lagi,&#8221; tuturnya, dihubungi langgam.id, Jumat, (3/11/2023).</p>



<p>Lanjutnya, untuk mengatasi hal itu, pihaknya menawarkan pemakaman konsep tumpang sari kepada ahli waris.</p>



<p>&#8220;Tumpang sari ini adalah mengisi makam dengan makam sebelumnya. Dimana makam yang diisi tersebut masih mempunyai ikatan keluarga. Dan itu akan terlaksana dengan adanya persetujuan dari ahli waris,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Lanjutnya, banyaknya peminat di dua TPU tersebut dikarenakan letaknya yang berada didekat pusat kota, terutama TPU Tunggul Hitam. &#8220;Dari tiga TPU beretribusi di Kota Padang lahan yang kosong sekarang hanya ada di TPU Air Dingin,&#8221; tuturnya.</p>



<p>Katanya, selain dengan konsep tumpang sari, Pemko Padang juga berusaha menambah lahan baru. &#8220;Kita sedang mencari lahan baru, tempatnya direncanakan di sekitar TPU Air Dingin,&#8221; katanya. (LSM/Fs)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/2-tpu-beretribusi-di-kota-padang-overload-pemko-tawarkan-konsep-tumpang-sari/">2 TPU Beretribusi di Kota Padang Overload, Pemko Tawarkan Konsep Tumpang Sari</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191141</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pasca Surat Edaran Walikota Padang, Keluarga Duyun Bayar Retribusi Makam</title>
		<link>https://langgam.id/pasca-surat-edaran-walikota-padang-keluarga-duyun-bayar-retribusi-makam/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M. Afdal Afrianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Nov 2021 12:00:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Makam]]></category>
		<category><![CDATA[Pemko Padang]]></category>
		<category><![CDATA[TPU Tunggul Hitam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=136676</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Puluhan ahli waris yang menunggak pembayaran retribusi makam di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tunggul Hitam dalam waktu lima hari kebelakangan sibuk melaksanakan pembayaran retribusi. Hal ini diungkapkan Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) TPU Kota Padang, Linda Afriani, ia menyebut pembayaran dilakukan ahli waris sejak dikeluarkannya Surat Edaran (SE) dari Wali Kota Padang baru-baru ini. &#8220;Baru sekarang banyak masyarakat membayar retribusi, karena dari SE Wali Kota. Biasanya banyak tunggakan untuk pembayaran ini. Untuk Tunggul Hitam saat ini ada sekitaran tiga ribu lebih makam yang belum membayar sama sekali,&#8221; ujarnya saat ditemui langgam.id, Selasa (2/11/2021). Linda menambahkan, dalam penugakan</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pasca-surat-edaran-walikota-padang-keluarga-duyun-bayar-retribusi-makam/">Pasca Surat Edaran Walikota Padang, Keluarga Duyun Bayar Retribusi Makam</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong><a href="http://Langgam.id">Langgam.id</a> &#8211;</strong> Puluhan ahli waris yang menunggak pembayaran retribusi makam di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tunggul Hitam dalam waktu lima hari kebelakangan sibuk melaksanakan pembayaran retribusi.</p>
<p dir="ltr">Hal ini diungkapkan Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) TPU Kota Padang, Linda Afriani, ia menyebut pembayaran dilakukan ahli waris sejak dikeluarkannya Surat Edaran (SE) dari Wali Kota Padang baru-baru ini.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Baru sekarang banyak masyarakat membayar retribusi, karena dari SE Wali Kota. Biasanya banyak tunggakan untuk pembayaran ini. Untuk Tunggul Hitam saat ini ada sekitaran tiga ribu lebih makam yang belum membayar sama sekali,&#8221; ujarnya saat ditemui <a href="http://langgam.id">langgam.id</a>, Selasa (2/11/2021).</p>
<p dir="ltr">Linda menambahkan, dalam penugakan retribusi makam di TPU Tunggul Hitam bervariasi. Hal ini mulai penugakan 1 sampai 2 periode.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Pemberitahuan dari DLH untuk Kecamatan sudah ada juga, tapi sejak dari SE Wali Kota baru banyak masyarakat yang mengurus. Untuk disini total ada lima ribu lebih masyarakat yang belum membayar semasa SE dari Wali Kota belum keluar,&#8221; ungkapnya.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Dan untuk yang tidak membayar selama dua periode sendiri, akan kita tindak lanjuti juga, yang mana akan kita himpit dengan makam yang baru. Tapi dalam waktu dekat ini kami akan fokuskan dulu kepada makam yang belum membayar retribusi paling lama untuk di ganti dengan makam baru, karena masih banyak di atas dua periode,&#8221; sambungnya.</p>
<p dir="ltr">Lebih lanjut, ia menyebut pembayaran untuk retribusi sebesar <a href="tel:150000">150.000</a> ribu untuk satu periode. Selain itu, sampai saat ini ia mengatakan masi banyak keluarga korban yang tidak mengetahui pembayaran untuk retribusi sendiri.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Keluarga korban juga banyak diluar kota, ini jadi kendala bagi kita. Jadi kalau tidak ada lagi yang bertanggung jawab, kita berhak mengisi dengan makam yang baru,&#8221;jelasnya.</p>
<p dir="ltr">Ia juga berharap kepada masyarakat kota Padang yang belum membayar retribusi untuk segera membayarnya. Karena menurutnya keluarga korban sering berziarah pada makam tersebut.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Untuk yang sering berziarah, mungkin bisa menanyakan ke kantor, apakah makam keluarganya sudah membayar retribusi,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pasca-surat-edaran-walikota-padang-keluarga-duyun-bayar-retribusi-makam/">Pasca Surat Edaran Walikota Padang, Keluarga Duyun Bayar Retribusi Makam</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">136676</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jelang Ramadan, TPU Tunggul Hitam Padang Dipenuhi Peziarah</title>
		<link>https://langgam.id/jelang-ramadan-tpu-tunggul-hitam-padang-dipenuhi-peziarah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rahmadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 10 Apr 2021 07:48:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Padang]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadan 2021]]></category>
		<category><![CDATA[TPU Tunggul Hitam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=98468</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id-Jelang memasuki bulan Ramadhan, masyarakat di Sumatra Barat (Sumbar) semakin ramai melakukan ziarah kubur. Budaya ini merupakan rutinitas yang dilakukan masyarakat dengan berziarah ke makam keluarga yang telah meninggal dunia. Seperti di Taman Pemakaman Umum (TPU) Tunggul Hitam Kota Padang, Sabtu (10/4/2021) tampak ratusan masyarakat di lokasi pemakaman. Mereka diantaranya  ada warga yang sedang berziarah kubur, selain itu juga ada petugas makam, pedagang, dan lainnya. Salah seorang warga yang berziarah Tari (27) mengatakan dia pergi berziarah bersama sejumlah anggota keluarga ke makam neneknya. Kegiatan ini menurutnya memang selalu rutin dilaksanakan setiap tahunnya menjelang bulan Ramadhan. &#8220;Kita biasanya rutin ziarah pas</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/jelang-ramadan-tpu-tunggul-hitam-padang-dipenuhi-peziarah/">Jelang Ramadan, TPU Tunggul Hitam Padang Dipenuhi Peziarah</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><a href="http://langgam.id"><strong>Langgam.id</strong></a>-Jelang memasuki bulan Ramadhan, masyarakat di Sumatra Barat (Sumbar) semakin ramai melakukan ziarah kubur. Budaya ini merupakan rutinitas yang dilakukan masyarakat dengan berziarah ke makam keluarga yang telah meninggal dunia.</p>
<p dir="ltr">Seperti di Taman Pemakaman Umum (TPU) Tunggul Hitam Kota <a href="https://www.facebook.com/humaskotapadang/">Padang</a>, Sabtu (10/4/2021) tampak ratusan masyarakat di lokasi pemakaman. Mereka diantaranya  ada warga yang sedang berziarah kubur, selain itu juga ada petugas makam, pedagang, dan lainnya.</p>
<p dir="ltr">Salah seorang warga yang berziarah Tari (27) mengatakan dia pergi berziarah bersama sejumlah anggota keluarga ke makam neneknya. Kegiatan ini menurutnya memang selalu rutin dilaksanakan setiap tahunnya menjelang bulan Ramadhan.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Kita biasanya rutin ziarah pas beberapa hari jelang Ramadhan, kita kesini ke makam nenek dan om, dengan berziarah ini kita juga mendoakan keluarga yang sudah tidak ada,&#8221; katanya.</p>
<p dir="ltr">Selain itu, menurutnya dengan berziarah ke makam dapat mengingatkan diri terhadap kematian. Dalam hidup harus melakukan instropeksi diri bahwa semuanya akan menghadapi kematian.</p>
<p dir="ltr"><a href="https://langgam.id/ramadan-rumah-makan-di-padang-baru-boleh-buka-pukul-16-00/"><strong>Baca juga: Ramadan, Rumah Makan di Padang Baru Boleh Buka Pukul 16.00</strong></a></p>
<p dir="ltr">&#8220;Dengan berziarah kita instropeksi diri bahwa semua kita akan kembali, dengan ziarah ini kita juga berdoa semoga memasuki bulan suci ini kita semua bersih dari dosa,&#8221; katanya.</p>
<p dir="ltr">Sementara itu, Koordinator TPU Kota Padang Hasviandi mengatakan dalam seminggu belakangan memang terjadi peningkatan kunjungan dibandingkan hari biasa. Bahkan peningkatan lebih dari tahun 2020 lalu, sebab pada tahun 2020 sangat sepi akibat pembatasan selama pandemi Covid-19.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Pada tahun ini sudah seperti dulu seperti tahun-tahun sebelumnya, bahkan sekitar dua kali lipat dari tahun 2020, sebab dulu pandemi Covid-19, orang sekarang sudah berani keluar,&#8221; katanya.</p>
<p dir="ltr">Dia mengatakan kurang lebih ramainya saat ini sama dengan tahun 2019 dan tahun sebelumnya. Pihaknya tidak menghitung berapa kunjungan setiap harinya, namun jumlahnya mencapai sekitar ratusan orang. Apalagi selain pengunjung juga ramai dengan masyarakat yang berjualan, petugas makam, dan yang membersihkan makam.</p>
<p dir="ltr">Petugas di pemakaman menurutnya hanya menghitung jumlah pendaftaran retribusi perpanjangan makam setiap harinya. Jumlahnya memang meningkat jelang Ramadhan yang mencapai rata-rata 80 makam setiap harinya diperpanjang, bahkan mencapai 100 makam.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Kalau perpanjangan makam ini rata-rata 70 hingga 80 perpanjangan retribusi setiap hari, ini berbeda dari hari biasanya yang sekitar 20 pendaftaran retribusi makam,&#8221; katanya.</p>
<p dir="ltr">Kunjungan ziarah biasanya ramai sejak pagi hari, lalu siang hingga sore hari. Dirinya menperkirakan puncak kedatangan peziarah hari ini hingga besok Minggu (11/4/2021). Peningkatan ini karena jelang Ramadhan bertepatan dengan libur akhir pekan.<strong>(Rahmadi/Ela)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/jelang-ramadan-tpu-tunggul-hitam-padang-dipenuhi-peziarah/">Jelang Ramadan, TPU Tunggul Hitam Padang Dipenuhi Peziarah</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">98468</post-id>	</item>
		<item>
		<title>2.598 Makam di 3 TPU Pemko Padang Belum Perpanjang Izin</title>
		<link>https://langgam.id/2-598-makam-di-3-tpu-pemko-padang-belum-perpanjang-izin/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Oct 2019 08:57:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[DLH Kota Padang]]></category>
		<category><![CDATA[TPU Tunggul Hitam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=16209</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Sebanyak 2.598 makam di tiga Tempat Pemakaman Umum (TPU) milik Pemko Padang belum memperpanjang izin. Hingga akhir September, baru 1.109 keluarga dari penghuni makam yang mengurus perpanjangan izin. Hal ini dibenarkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang, Mairizon. Menurutnya, hingga akhir tahun 2017, tercatat 3.707 makam yang belum melakukan perpanjangan izin. Rinciannya, 2.130 makam di TPU Tunggul Hitam, 1.107 makan di TPU Bungus dan 470 di TPU Air Dingin. “Setelah kita umumkan melalui media massa tanggal 30 Juli 2019, dari 3.707 makam yang belum melakukan perpanjangan izin, per 30 September 2019 sudah 1.109 makam yang telah melakukan</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/2-598-makam-di-3-tpu-pemko-padang-belum-perpanjang-izin/">2.598 Makam di 3 TPU Pemko Padang Belum Perpanjang Izin</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="https://langgam.id/">Langgam.id</a> &#8211; </strong>Sebanyak 2.598 makam di tiga Tempat Pemakaman Umum (TPU) milik Pemko Padang belum memperpanjang izin. Hingga akhir September, baru 1.109 keluarga dari penghuni makam yang mengurus perpanjangan izin.</p>
<p>Hal ini dibenarkan<a href="https://langgam.id/dlh-uji-emisi-gas-buang-1-000-kendaraan-di-kota-padang/"> Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang</a>, Mairizon. Menurutnya, hingga akhir tahun 2017, tercatat 3.707 makam yang belum melakukan perpanjangan izin.</p>
<p>Rinciannya, 2.130 makam di TPU Tunggul Hitam, 1.107 makan di TPU Bungus dan 470 di TPU Air Dingin.</p>
<p>“Setelah kita umumkan melalui media massa tanggal 30 Juli 2019, dari 3.707 makam yang belum melakukan perpanjangan izin, per 30 September 2019 sudah 1.109 makam yang telah melakukan perpanjangan izin makam di 3 TPU tersebut,&#8221; ujar Mairizon dilansir laman infopublik.</p>
<p>Ia mengatakan, makam yang belum diperpanjang akan diberi tanda silang (X). Pihaknya mengimbau kepada ahli waris segera memperpanjang izin makam ke kantor UPTD Pemakaman Umum di Tunggul Hitam.</p>
<p>“Jika dalam tenggang waktu satu tahun dari tanggal jatuh tempo, imbauan ini tidak diindahkan, maka makam tersebut akan diisi dengan makam yang baru,&#8221; tegasnya. <strong>(*/ICA)</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/2-598-makam-di-3-tpu-pemko-padang-belum-perpanjang-izin/">2.598 Makam di 3 TPU Pemko Padang Belum Perpanjang Izin</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">16209</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 26/64 objects using Redis
Page Caching using Disk: Enhanced 
Content Delivery Network Full Site Delivery via cloudflare
Fragment Caching 3/5 fragments using Redis

Served from: langgam.id @ 2026-04-25 11:42:19 by W3 Total Cache
-->