Jelang Ramadan, TPU Tunggul Hitam Padang Dipenuhi Peziarah

ramadan sumbar

Peziarah di TPU Tunggul Hitam Padang (foto:Rahmadi/Langgam.id)

Langgam.id-Jelang memasuki bulan Ramadhan, masyarakat di Sumatra Barat (Sumbar) semakin ramai melakukan ziarah kubur. Budaya ini merupakan rutinitas yang dilakukan masyarakat dengan berziarah ke makam keluarga yang telah meninggal dunia.

Seperti di Taman Pemakaman Umum (TPU) Tunggul Hitam Kota Padang, Sabtu (10/4/2021) tampak ratusan masyarakat di lokasi pemakaman. Mereka diantaranya  ada warga yang sedang berziarah kubur, selain itu juga ada petugas makam, pedagang, dan lainnya.

Salah seorang warga yang berziarah Tari (27) mengatakan dia pergi berziarah bersama sejumlah anggota keluarga ke makam neneknya. Kegiatan ini menurutnya memang selalu rutin dilaksanakan setiap tahunnya menjelang bulan Ramadhan.

“Kita biasanya rutin ziarah pas beberapa hari jelang Ramadhan, kita kesini ke makam nenek dan om, dengan berziarah ini kita juga mendoakan keluarga yang sudah tidak ada,” katanya.

Selain itu, menurutnya dengan berziarah ke makam dapat mengingatkan diri terhadap kematian. Dalam hidup harus melakukan instropeksi diri bahwa semuanya akan menghadapi kematian.

Baca juga: Ramadan, Rumah Makan di Padang Baru Boleh Buka Pukul 16.00

“Dengan berziarah kita instropeksi diri bahwa semua kita akan kembali, dengan ziarah ini kita juga berdoa semoga memasuki bulan suci ini kita semua bersih dari dosa,” katanya.

Sementara itu, Koordinator TPU Kota Padang Hasviandi mengatakan dalam seminggu belakangan memang terjadi peningkatan kunjungan dibandingkan hari biasa. Bahkan peningkatan lebih dari tahun 2020 lalu, sebab pada tahun 2020 sangat sepi akibat pembatasan selama pandemi Covid-19.

“Pada tahun ini sudah seperti dulu seperti tahun-tahun sebelumnya, bahkan sekitar dua kali lipat dari tahun 2020, sebab dulu pandemi Covid-19, orang sekarang sudah berani keluar,” katanya.

Dia mengatakan kurang lebih ramainya saat ini sama dengan tahun 2019 dan tahun sebelumnya. Pihaknya tidak menghitung berapa kunjungan setiap harinya, namun jumlahnya mencapai sekitar ratusan orang. Apalagi selain pengunjung juga ramai dengan masyarakat yang berjualan, petugas makam, dan yang membersihkan makam.

Petugas di pemakaman menurutnya hanya menghitung jumlah pendaftaran retribusi perpanjangan makam setiap harinya. Jumlahnya memang meningkat jelang Ramadhan yang mencapai rata-rata 80 makam setiap harinya diperpanjang, bahkan mencapai 100 makam.

“Kalau perpanjangan makam ini rata-rata 70 hingga 80 perpanjangan retribusi setiap hari, ini berbeda dari hari biasanya yang sekitar 20 pendaftaran retribusi makam,” katanya.

Kunjungan ziarah biasanya ramai sejak pagi hari, lalu siang hingga sore hari. Dirinya menperkirakan puncak kedatangan peziarah hari ini hingga besok Minggu (11/4/2021). Peningkatan ini karena jelang Ramadhan bertepatan dengan libur akhir pekan.(Rahmadi/Ela)

Baca Juga

Langgam.id-Adel Wahidi
Ombudsman Sumbar Kawal Audit Internal RSUP M Djamil Padang Buntut Balita Meninggal Diduga Kelalaian Medis
RSUP M Djamil Padang
Pakar Hukum Kesehatan Soroti Kasus Bayi Meninggal di RSUP M Djamil Padang, Sebut Potensi Kelalaian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
KPU Sumbar menunjuk RSUP Dr M Djamil Padang dan Rumah Sakit Universitas Andalas sebagai pusat pemeriksaan kesehatan bagi calon kepala
RSUP M Djamil Klaim Mediasi Kasus Balita Meninggal di Padang, Bentuk Tim Investigasi
Kapolres Solok Kota AKBP Mas,ud Ahmad minta maaf usai heboh rombongan kendaraan yang dikawal anggotanya melakukan foto-foto di tikungan Panorama I Sitinjau Lauik. (Dok. Tangkapan layar video Konfrensi Pers)
Kapolres Solok Kota Minta Maaf Usai Heboh Anak Buah Kawal Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Sitinjau Lauik
Rombongan yang diduga ada Arteria Dahlan saat berfoto-foto di tikungan Sitinjau Lauik, Kota Padang. (Dok. Istimewa)
Heboh Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Tikungan Ekstrem Sitinjau Lauik, Kendaraan Lain Terpaksa Antre