Soal Kasus Dugaan Suami Jual Istri di Tanah Datar, Polisi: Kami Belum Terima Laporan

Suami Jual Istri di Tanah Datar

Foto: Pixabay

Langgam.id Kasus dugaan istri dijual suaminya sendiri ke pria lain membuncah warga Kecamatan Lintau Buo, Kabupaten Tanah Datar, Sumatra Barat (Sumbar). Lelaki berinisial HS itu kabarnya nekat menjual istri karena terlilit hutang dengan seseorang berinisial N.

Baca juga: Seorang Suami di Tanah Datar Diduga Jual Istri untuk Melunasi Utang

Untuk melunasi utang itu, HS tega menjual istrinya berinisial T kepada N agar segala utangnya lunas. Namun kini, HS diketahui telah membawa istrinya pergi meninggalkan kampung halaman.

Menanggapi kasus itu, Kasat Reskrim Polres Tanah Datar AKP Purwanto mengaku, pihaknya belum menerima laporan dari sang istri atas dugaan perbuatan yang dilakukan suaminya.

“Itu sudah suami istri, jadi tidak ada pihak dari lain yang melapor. Sampai sekarang kami belum menerima laporan,” kata Purwanto dihubungi langgam.id, Kamis (16/7/2020) malam.

Menurutnya, kasus seperti ini bentuk laporannya absolut. Dimana, harus yang merasa dirugikan membuat laporan itu sendiri dan tidak orang lain.

“Laporan absolut, harus yang bersangkutan melaporkan, tidak boleh orang lain. Istri yang melaporkan, kalau menganggap tidak terima atas perbuatan suaminya,” jelasnya.

Jika kasus tersebut benar terjadi, kata Purwanto, cocoknya diganjar hukum adat. Seperti mengusirnya dari kampung halaman. “Tepatnya, kalau memang ada kejadian seperti itu cocoknya hukum adat. Atau dia diusir dari situ,” tuturnya.

Sebelumnya, kasus suami jual istri ini dibenarkan Wali Jorong setempat bernama Oksuriono. Kasus ini mencuat setelah N bercerita kepada masyarakat.

“N ini tetangganya HS dan T ini. Mereka satu kampung. Nah, HS ini meminjam uang ke N dan memberi tahu ke orang-orang. Katanya utangnya Rp200 ribu sampai Rp300 ribu. Mungkin berulang pinjamnya. Pengakuan HS begitu,” katanya. (Irwanda/ICA)

Baca Juga

71 Tenaga Kerja Mandiri di Tanah Datar Terima Bantuan Kemenaker Rp355 Juta
71 Tenaga Kerja Mandiri di Tanah Datar Terima Bantuan Kemenaker Rp355 Juta
7 Nagari di Tanah Datar Terima Program Padat Karya Kebencanaan dari Kemenaker
7 Nagari di Tanah Datar Terima Program Padat Karya Kebencanaan dari Kemenaker
Pemkab Tanah Datar Sebut Progres Proyek Sabo Dam Sungai Jambu Capai 12 Persen
Pemkab Tanah Datar Sebut Progres Proyek Sabo Dam Sungai Jambu Capai 12 Persen
TKP tewasnya dua orang pemuda akibat asap genset saat mati lampu massal di Tanah Datar.
Kondisi Terkini Korban Selamat Keracunan Asap Genset Saat Listrik Padam di Tanah Datar 
Polisi saat mendatangi lokasi kejadian tiga remaja di Nagari Pandai Sikek, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, diduga menjadi korban keracunan asap genset. (Dok. Polisi)
7 Fakta Kematian Tragis Dua Pelajar di Tanah Datar, Diduga Keracunan Asap Genset Saat Mati Listrik Massal
Ilustrasi jenazah. (Dok. Langgam.id)
Petaka Asap Genset di Tanah Datar Saat Mati Listrik Massal, Dua Pelajar Meninggal Beda Sekolah