Smartfren Hadirkan Kartu Perdana 1ON+, Cocok untuk WFH dan Belajar di Rumah

Regional Head Northern Sumatera Smartfren,Jefry Batubara dan Jefrie, Manager Brand Activition memegang kartu perdana baru 1ON+

Regional Head Northern Sumatera Smartfren,Jefry Batubara dan Jefrie, Manager Brand Activition memegang kartu perdana baru 1ON+. (Istimewa)

Langgam.id – PT Smartfren Telecom menghadirkan kartu perdana 1ON+ seharga Rp20 Ribu. Kartu ini sangat cocok bagi karyawan yang menerapkan kerja dari rumah (Work from Home/WFH) serta siswa yang belajar di rumah.

Kartu perdana 10N+ ini memberikan berbagai macam keuntungan. Di antaranya pelanggan akan mendapatkan benefit aktivasi kartu perdana sebesar 0,5GB setiap bulannya selama 6 bulan dengan total kuota 3GB.

Untuk setiap pembelian voucher data, pelanggan juga akan mendapatkan bonus kuota mingguan dengan total bonus hingga 13 GB selama setahun. Masa aktif kartu perdana sangat panjang hingga 365 hari, sehingga pelanggan tidak perlu takut.

Keuntungan lainnya adalah kuota yang didapat pelanggan adalah kuota utama dan dapat digunakan di semua aplikasi untuk chatting, video streaming dan sosial media.

Untuk melengkapi kartu perdana 1ON+, Smartfren juga meluncurkan voucher data Rp 7.500 dengan kuota 1GB dan voucher data Rp10 ribu dengan kuota 1,5GB. Dengan membeli kedua voucher tersebut, pelanggan akan mendapatkan full kuota 24 jam.

“Voucher ini dapat dibeli di galeri Smartfren, outlet-outlet serta melalui aplikasi MySmartfren,” kata Regional Head Northern Sumatra Smartfren, Jefry Batubara dalam keterangan tertulisnya, Senin (23/3/2020).

Untuk mendapatkan bonus kuota mingguan, kata Jefry, pelanggan cukup melakukan pembelian voucher data atau paket volume minimal Rp10 ribu setiap minggu. Bonus ini hanya didapatkan untuk satu kali dalam periode sepekan dan tidak berlaku kelipatan.

“Di luar dari dua voucher itu, kami juga memiliki beragam pilihan untuk paket kuota sesuai kebutuhan pengguna. Untuk mendapatkan bonus mingguan di kartu perdana 1ON+, pelanggan dapat melakukan isi ulang,” ujarnya.

Pengisian isi ulang dengan voucher Smartfren dimulai dari nominal Rp7500 sebesar 1GB, Rp10 ribu ada dua varian voucher yaitu sebesar 1,5GB dan 4GB, Rp30 ribu sebesar 10GB, Rp40 ribu sebesar 16GB, Rp60 ribu sebesar 30GB, hingga voucher senilai Rp100 ribu pelanggan akan mendapatkan kuota 60GB.

Jefry mengungkapkan kartu perdana 1ON+ diluncurkan untuk menjawab permintaan tinggi di kategori sachet market yang sangat menarik. Mengingat segmen ini merupakan pangsa pasar yang cukup besar.

Dari data internal, katanya, merujuk pada pangsa pasar nasional untuk pengguna kartu perdana dan voucher Rp10-Rp25 ribu menguasai pangsa pasar sekitar 20 persen hingga 25 persen pengguna layanan data di Indonesia. Menariknya lagi, pengguna di segmen ini ternyata lebih banyak melakukan isi ulang setiap minggu, bisa sampai tiga kali.

“Smartfren melihat kebutuhan masing-masing pengguna telekomunikasi sangat berbeda. Kartu Perdana 1ON+ ini sangat cocok di kantong pelajar yang biasanya mengisi ulang pulsanya secara mingguan sesuai dengan uang jajan mereka,” tuturnya.

Dengan pembelian dan aktivasi kartu perdana 1ON+, pelanggan memiliki kesempatan mengikuti program undian Smartfren WOW. Program Smartfren WOW merupakan program loyalty kepada pelanggan yang berbasis aplikasi MySmartfren (mysf).

Program undian ini diundi setiap bulannya dengan hadiah miliaran rupiah. Setiap periode, Smartfren membagikan hadiah utama berupa 1 unit rumah senilai Rp1 miliar, 1 unit mobil dan 3 unit motor serta ratusan hadiah lainnya. Saat ini, program Undian Smartfren WOW sudah menyelesaikan periode ke-6 yang diundi awal Maret lalu. (Rilis/Irwanda)

Baca Juga

Disdikbud menginteruksikan siswa memakai masker untuk mengantisipasi dampak asap karhutla.
Penjelasan Pakar Pendidikan Agar Penerapan PJJ Tidak Sebatas Formalitas
Asap menyelimuti Kota Padang, Jumat (4/9/2026).
Sumbar Minim Titik Api, BMKG Sebut Kepulan Asap Datang dari Luar Sumbar
DPRD Kota Padang Panggil Pertamina Terkait Pertalite Diduga Campur Semen
DPRD Kota Padang Panggil Pertamina Terkait Pertalite Diduga Campur Semen
Potret dari udara banjir menerjang perumahan Lumin Park, Kota Padang, Sabtu (10/10/2026). IST
Banjir Berulang Kota Padang, Tata Ruang Lumin Park Dinilai Bermasalah
Kondisi bentaran sungai di Lapau Manggu, Gunung Sariak, Padang Kamis (20/8/2026).
Empat Kali Dilanda Banjir, Warga Lapau Munggu Desak Pemda Keruk Sungai yang Kian Dangkal
Warga Kampung Lapau Munggu, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji, Kota Padang melihat kondisi rumah pascabanjir. Foto: Fajar/Langgam
Pemko Padang akan Relokasi Rumah di Kawasan Rawan, Warga Korban Banjir Enggan Pindah