Empat Kali Dilanda Banjir, Warga Lapau Munggu Desak Pemda Keruk Sungai yang Kian Dangkal

Kondisi bentaran sungai di Lapau Manggu, Gunung Sariak, Padang Kamis (20/8/2026).

Kondisi bentaran sungai di Lapau Manggu, Gunung Sariak, Padang Kamis (20/8/2026).

Langgam.id- Warga Kampung Lapau Munggu, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, mengusulkan pembangunan dam dan pengerukan Sungai Guo, untuk mengurangi risiko banjir. Usulan ini muncul, setelah rumah mereka empat kali terdampak banjir, termasuk pada Sabtu (10/10/2026).

Salah seorang warga, Anita (52), mengatakan pemerintah perlu membenahi sungai, agar air tidak meluap ke pemukiman saat debit meningkat.

“Sudah empat kali banjir dari Sungai Guo. Menurut saya sungai saat ini perlu dikeruk, setelah itu dam di sepanjang aliran yang mengarah ke rumah warga supaya air tidak masuk ke rumah,” kata Anita kepada Langgam.id.

Anita mengatakan, banjir membuat sungai semakin dangkal, sehingga air mudah meluap saat debit meningkat. “Kalau air besar datang, air langsung meluap ke rumah warga,” ujarnya.

Anita mengusulkan pengerukan batu dan pasir yang menumpuk di dasar sungai. Ia berharap langkah itu dapat memperlancar aliran air dan mengurangi risiko banjir.

Ia juga berharap pemerintah memprioritaskan perbaikan sungai dibandingkan dengan rencana untuk merelokasi warga. Anita mengaku keberatan meninggalkan rumah, tanah, dan sawah yang selama ini menjadi tempat tinggal serta sumber penghidupan keluarganya.

“Kalau sungainya diperbaiki, kami berharap air tidak lagi meluap ke rumah. Penyebab air masuk ke pemukiman juga perlu ditangani,” tuturnya.

Warga lainnya, Yurnalis, juga berharap pemerintah memperbaiki sungai agar warga tidak terus terdampak banjir.

“Ini sudah banjir keempat kali. Daripada relokasi, lebih baik sungainya diperbaiki supaya kami tidak kebanjiran lagi,” kata Yurnalis.

Ia mengatakan rumahnya cukup luas untuk ditempati keluarga besar. Sementara itu, rumah pengganti yang ditawarkan pemerintah tidak sesuai dengan kebutuhan keluarganya.

“Rumah yang dijanjikan kecil, hanya dua kamar. Rumah saya di sini ditempati bersama keluarga,” ujarnya. (fix)

Baca Juga

Warga Kampung Lapau Munggu, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji, Kota Padang melihat kondisi rumah pascabanjir. Foto: Fajar/Langgam
Pemko Padang akan Relokasi Rumah di Kawasan Rawan, Warga Korban Banjir Enggan Pindah
Sejumlah wilayah di Pesisir Selatan diterjang banjir hingga longsor karena dipicu hujan deras. (Dok. BPBD Kabupaten Pesisir Selatan)
Saluran PDAM Putus Akibat Banjir, Penyintas Bencana di Tapan Pesisir Selatan Butuh Air Bersih
Potret dari udara banjir menerjang perumahan Lumin Park, Kota Padang, Sabtu (10/10/2026). IST
Banjir Berulang di Kota Padang, DPRD Soroti Izin Bangunan di Sempadan Sungai
Kembali Naik, Harga Cabai di Pasar Raya Padang Tembus Rp85 Ribu
Kembali Naik, Harga Cabai di Pasar Raya Padang Tembus Rp85 Ribu
12 Titik Longsor, Nagari Sungai Gambir Sako Tapan Terisolasi Dua Hari
12 Titik Longsor, Nagari Sungai Gambir Sako Tapan Terisolasi Dua Hari
Banjir Padang dan Pessel, BPBD: 672 Warga Mengungsi, Jalan Nasional Putus
Banjir Padang dan Pessel, BPBD: 672 Warga Mengungsi, Jalan Nasional Putus