Langgam.id-PT Pertamina Patra Niaga masih belum mengetahui apa penyebab kerusakan masal ribuan kendaraan di kota Padang yang diduga ada campuran semen.
Hal tersebut disampaikan Fakhri Rizal Hasibuan Sales Area Manager Retail Sumbar PT Pertamina Patra Niaga
saat rapat Komisi II DPRD Kota Padang Rabu (14/10/2026).
Pihaknya telah mengambil sample pertalite dari enam SPBU di Kota Padang. “Saat ini masih proses pengecekan sample bahan bakar dari konsumen di lab migas dan sampai saat ini kita menunggu hasilnya,” ujar Fakhri.
Namu ia mengatakan untuk hasil uji sample produk yang beredar di SPBU dikategorikan produk yang aman.
Sementara itu Ketua Komisi II DPRD Kota Padang Rachmad Wijaya meminta agar pertamina mengambil langkah tegas untuk menyelesaikan masalah tersebut.
“kita sampai saat ini belum bisa memutuskan siapa yang bertanggungjawab, kita akan menunggu hasil uji pasti. Setelahnya kita baru bisa mengambil analisa terkait terjadi sekarang,”ungkapnya.
Ia mengapresiasi pertanggungjawaban PT Pertamina melakukan ganti rugi biaya perbaikan kendaraan kepada para pengendara yang terdampak dugaan kontaminasi dalam bahan bakar kendaraan tersebut. (fix)





