Sekolah di Padang Tidak Bebankan Tugas Anak yang Belajar Mandiri

Sekolah di Padang Tidak Bebankan Tugas Anak yang Belajar Mandiri

Pembelajaran tatap muka di salah satu SD Negeri di Anduring. [Nandito/Langgam.id]

Berita Padang – berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Sekolah di Padang Tidak Bebankan Tugas Anak yang Belajar Mandiri.

Langgam.id – Sejumlah sekolah dasar di Kota Padang tidak akan membebani siswa yang belum melakukan vaksinasi dengan tugas. Hal itu dinilai sebagai upaya agar orang tua segera mengizinkan anaknya divaksin.

Sebelumnya, berdasarkan edaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Padang, siswa yang belum vaksinasi tidak dibolehkan melakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

“Berdasarkan hasil rapat kemarin, kepala sekolah sepakat untuk tidak kasih tugas. Jadi sepenuhnya dibimbing oleh orang tua atau wali murid,” kata pihak SDN 01 Bandar Buat M. Furqon kepada langgam.id, Kamis (10/2/2022).

Furqon mengatakan, saat ini pihaknya hanya menyelenggarakan PTM untuk siswa yang sudah divaksinasi saja. “Itu keputusan kita. Supaya orang tua mau membawa anaknya untuk vaksinasi,” tuturnya.

Furqon mengatakan, terkait polemik edaran Disdikbud itu, hari ini Pemko Padang akan melakukan koordinasi dengan DPRD Kota Padang terkait tindak lanjut yang akan dilakukan.

Hal serupa juga ditetapkan di SDN 37 Anduring, Kecamatan Kuranji. Salah seorang guru di SDN Teti mengatakan, pihaknya tetap mengacu pada edaran Disdikbud.

Kata Teti, sekolahnya belum sepenuhnya siswa menerima vaksinasi. Ia mengatakan, sekolah akan tetap selenggarakan PTM walau siswa yang hadir sedikit.

“Kalau ada datang tiga orang tetap kita ajar,” katanya.

Saat dimintai keterangan lebih lanjut, hingga berita ini diturunkan, Kepala Disdikbud Kota Padang Habibul Fuadi belum memberi tanggapan. Langgam.id sudah berupaya untuk menghubungi Fuadi, namun tidak merespon.

Ketua Komisi IV DPRD Padang Mastilizal Aye mengatakan, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Pemko Padang untuk mencarikan solusi terbaik. Surat edaran, lanjutnya, upaya yang diambil Pemko dalam merespon situasi terkini.

“Belakangan ini setelah dilakukan pemeriksaan, ditemukan siswa terpapar Covid-19. Ini adalah langkah darurat yang dipilih,” kata dia.

Menurutnya, situasi pendidikan anak akan lebih berbahaya apabila orang tua menolak anaknya divaksin. Kendati demikian, ia tidak menampik semua orang tua mampu memberikan bimbingan belajar secara mandiri terhadap anaknya.

Demi kelancaran pendidikan anak, Mastilizal menekankan, orang tua tidak usah khawatir apabila anaknya divaksinasi. Informasi miring tentang vaksin di sosial media belum ada pembuktian sejauh ini.

Baca juga: Disdikbud Padang Pastikan Tak Ada Sekolah Daring untuk Anak yang Tak Divaksin

“Kami akan terus mengupayakan agar anak yang belajar mandiri di rumah tetap mendapat akses pendidikan memadai. Pemko kami minta tidak lepas tangan,” katanya.

Dapatkan update berita Padang – berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram Langgam.id News Update, caranya klik https://t.me/langgamid, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca Juga

Pengadaan barang rumah tangga di rumah dinas Wakil Gubernur Sumbar Vasko Ruseimy menjadi sorotan.
Miliaran Rupiah Pengadaan Barang Mewah di Rumah Dinas Vasko Ruseimy
Anggaran Disorot, Pemprov Sumbar: Semua Transparan dan Bisa Dipantau!
Anggaran Disorot, Pemprov Sumbar: Semua Transparan dan Bisa Dipantau!
Rumah dinas wakil gubernur Sumatra Barat Vasko Ruseimy di Jalan Flamboyan Padang Barat
Penjelasan Pemprov Proyek Sumur Bor Rp250 Juta di Rumah Dinas Wagub
Pemprov Sumbar menyiapkan anggaran Rp885 juta untuk renovasi rumah dinas Sekda. Di luar itu juga ada anggaran pemeliharaan senilai Rp90 juta.
Anggaran Renovasi Rumah Dinas Sekda Sumbar Capai Rp800 Juta Lebih
Kasus Peluru Nyasar di UNP, Kodam Tutup Sementara Lapangan Latihan Tembak
Kasus Peluru Nyasar di UNP, Kodam Tutup Sementara Lapangan Latihan Tembak
Pemerintah Provinsi Sumatra Barat menyiapkan anggaran sebesar Rp. 3.7 miliar untuk jasa tenaga keamanan.
Pemprov Sumbar Gelontorkan Anggaran Rp3,7 Miliar untuk Jasa Keamanan Kantor Gubernur