Relawan Rumah Zakat Bantu Korban Banjir Bandang di Sijunjung

Langgam.id – Relawan Rumah Zakat membantu pembersihan fasilitas umum dan rumah warga yang terdampak banjir bandang di sejumlah nagari di Kabupaten Sijunjung.

Banjir bandang terjadi pada Senin (11/11/2024) pukul 23.30 WIB, melanda lima nagari di Kabupaten Sijunjung. Yaitu Nagari Sumpur Kudus, Nagari Sumpur Kudus Selatan, Nagari Mangganti, Nagari Silantai, dan Nagari Unggan. Dua nagari yang terdampak parah adalah Nagari Unggan dan Nagari Silantai.

Sebanyak 115 rumah di Nagari Unggan mengalami kerusakan berat. Peralatan rumah tangga, kendaraan, dan perlengkapan sekolah warga hanyut serta tertimbun material lumpur.

Merespons kejadian ini, Rumah Zakat menurunkan empat relawan. Mereka menyalurkan 80 kaleng Superqurban, menyediakan 100 porsi makanan hangat, serta membantu pembersihan rumah dan saluran air bersih bersama masyarakat setempat.

“Kejadian banjir bandang kali ini cukup parah. Air datang tiba-tiba di tengah malam, membuat masyarakat harus menyelamatkan diri ke atas bukit. Beberapa warga terjebak di rumah karena air datang mendadak, sehingga barang berharga dan kendaraan tidak bisa diselamatkan,” ujar Bu Yen, salah satu warga terdampak.

Wali Nagari Unggan, Sisyoni mengapresiasi bantuan yang diberikan. “Kami ucapkan terima kasih kepada Rumah Zakat atas bantuan dan partisipasinya bersama warga dalam pembersihan. Kami berharap keadaan bisa segera pulih,” katanya.

Rohib, salah seorang relawan Rumah Zakat, mengungkapkan keprihatinannya. “Banyak cerita yang kami dengar dari masyarakat saat kejadian banjir bandang. Ada lansia dan ibu hamil yang sempat terjebak di dalam rumah. Semoga keadaan cepat membaik,” ujarnya. (*)

Baca Juga

Pemprov Sumbar Akui Adanya Pembiaran Pelanggaran Tata Ruang di Tambang Emas Ilegal Sijunjung
Pemprov Sumbar Akui Adanya Pembiaran Pelanggaran Tata Ruang di Tambang Emas Ilegal Sijunjung
Penyebab Tambang Emas Ilegal di Sijunjung Longsor hingga 9 Orang Meninggal 
Penyebab Tambang Emas Ilegal di Sijunjung Longsor hingga 9 Orang Meninggal 
Kebun yang Berubah Jadi Kuburan: Membaca Pembiaran Spasial Tambang Maut Sijunjung
Kebun yang Berubah Jadi Kuburan: Membaca Pembiaran Spasial Tambang Maut Sijunjung
Ket: Citra deforestasi area PETI Sijunjung periode 2020-2024 [Sumber LBH Padang]
LBH Padang Ungkap 14,5 Ribu Hektare Hutan di Sijunjung Rusak karena Tambang Emas Ilegal 
Ket: Citra deforestasi area PETI Sijunjung periode 2020-2024 [Sumber LBH Padang]
LBH Padang: Tragedi Tambang Ilegal yang Menelan Korban Jiwa di Sijunjung Bukan Musibah Alam
Kapolda Sumbar, Irjen Pol Gatot Tri Suryanta (tengah) diwawancarai wartawan. (Foto: Irwanda/Langgam.id)
Kapolda Sumbar Enggan Tanggapi Kasus Tambang Emas Ilegal di Sijunjung yang Menelan Korban Jiwa