Penyebab Tambang Emas Ilegal di Sijunjung Longsor hingga 9 Orang Meninggal 

Penyebab Tambang Emas Ilegal di Sijunjung Longsor hingga 9 Orang Meninggal 

Lokasi tambang emas ilegal yang menewaskan sembilan orang.(Foto: Dokumentasi warga)

Langgam.id – Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sumatera Barat (Sumbar) membeberkan penyebab longsor lokasi tambang emas ilegal di Kabupaten Sijunjung beberapa waktu lalu. Insiden ini mengakibatkan sembilan orang meninggal dunia.  

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sumbar, Helmi Heriyanto mengatakan, berdasarkan hasil peninjauan di lokasi ditemukan adanya aktivitas pembukaan tebing yang dilakukan oleh para penambang. 

Kata Helmi, tebing yang akan dibuka tersebut mengalami pengikisan oleh air hujan hingga menyebabkan longsor. Menurutnya, aktivitas tambang ilegal umumnya tidak memperhatikan standar keselamatan kerja sehingga berisiko tinggi menimbulkan kecelakaan.

“Permasalahannya adalah pada aktivitas tambang yang dilakukan tanpa izin hingga menyebabkan adanya korban meninggal dunia. Pertanggungjawaban aktivitas tambang ini juga akan diminta kepada siapa, karena status ilegalnya,” ujarnya kepada Langgam.id, Kamis (21/5/2026). 

Lokasi aktivitas tambang emas ilegal berada di perbukitan di sekitar pertemuan tiga aliran sungai, yakni Batang Sinamar dan Batang Ombilin yang bermuara ke Batang Kuantan.

Pascakejadian, Helmi menegaskan, pemerintah provinsi akan melakukan evaluasi terhadap aktivitas pertambangan ilegal yang masih berlangsung di sejumlah daerah di Sumbar. 

Namun, pemberantasan tambang ilegal tidak bisa dilakukan oleh satu pihak, melainkan keterlibatan berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, aparat penegak hukum hingga masyarakat.

“Dalam upaya pemberantasan tambang ilegal ini diperlukan sinergitas antar pihak agar kegiatan ini tidak dilakukan lagi oleh masyarakat,” kata dia. 

Helmi mengungkapkan, Gubernur Sumbar berkomitmen memperkuat langkah penertiban tambang ilegal di wilayah Sumbar.

“Bentuk komitmen yang dilakukan adalah menggaet seluruh pihak yang ada untuk memberantas praktik tambang ilegal ini, termasuk juga bersama kepala daerah di kabupaten dan kota,” pungkasnya. (WAN) 

Baca Juga

Gubernur Sumbar Yakini Pengendalian BBM Bakal Efektif Tekan Aktivitas Tambang Ilegal
Gubernur Sumbar Yakini Pengendalian BBM Bakal Efektif Tekan Aktivitas Tambang Ilegal
Sebanyak 11 orang dilaporkan meninggal dan 25 orang lainnya masih tertimbun di lokasi tambang emas di Sungai Abu, Kecamatan Hiliran Gumanti,
Polisi Sita Satu Unit Ekskavator dalam Razia Tambang Emas Ilegal di Solok Selatan
Razia Tambang Emas Ilegal di Solok Selatan, Polisi Datang Pelaku Kabur
Razia Tambang Emas Ilegal di Solok Selatan, Polisi Datang Pelaku Kabur
Sebanyak 11 orang dilaporkan meninggal dan 25 orang lainnya masih tertimbun di lokasi tambang emas di Sungai Abu, Kecamatan Hiliran Gumanti,
Walhi Sumbar Laporkan Gubernur, Bupati hingga Polda ke Lembaga Pusat, Dugaan Pembiaran Tambang Emas Ilegal
Walhi Laporkan Dugaan Pembiaran Tambang Emas Ilegal di Sumbar ke Mabes Polri 
Walhi Laporkan Dugaan Pembiaran Tambang Emas Ilegal di Sumbar ke Mabes Polri 
Jenazah korban banjir bandang di Sumatra Barat (Sumbar) yang sudah dimakamkan akhirnya teridentifikasi melalui uji sampel DNA.
Polisi Soal Berantas Tambang Emas Ilegal di Sumbar: Pelaku “Kucing-kucingan”