Putra Minang Mayjen TNI Mohamad Hasan Ditunjuk Jadi Pangkostrad, Bakal Sandang Bintang 3

Langgam.id- Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Mohamad Hasan ditunjuk sebagai Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad). Jenderal asal Kabupaten Agam itu menggantikan Letjen Muhammad Saleh Mustafa.

Panglima TNI Agus Subiyanto menunjuk Mayjen Hasan sebagai Pangkostrad, berdasarkan SK Nomor Kep/851/VII/2024 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan Dalam Jabatan di Lingkungan Tentara Nasional Indonesia tertanggal 24 Juli 2024.

Posisi Hasan sebagai Pangdam Jaya, digantikan Mayjen Rafael Granada Baay, yang sebelumnya menjabat Pangdam V/Brawijaya. Hasan sudah resmi menjabat Pangdam Jaya sejak Jumat (23/3/2023).

Kostrad atau Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat merupakan adalah bagian dari Komando Utama tempur yang dimiliki TNI Angkatan Darat. 

Dengan diangkatnya sebagai Pangkostrad, Hasan akan menyandang bintang tiga atau pangkat Letnan Jenderal (Letjen).

Adapun yang pernah menjabat Pangkostrad, seperti Maruli Simanjuntak, Dudung Abdurachman, Edy Rahmayadi, Gatot Nurmantyo, Andika Perkasa, Pramono Edhie Wibowo, Prabowo Subianto, hingga Soeharto.

Profil Mayjen Mohamad Hasan

Mohamad Hasan merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) 1993. Prila kelahiran Bandung 13 Maret 1971 itu berasal dari Canduang, Kabupaten Agam, Sumatra Barat.

Hasan pernah tinggal dan bersekolah di kampung halaman di Agam. Anak pasangan prajurit TNI Nazir Zubir dan Asni ini bersekolah di SMP dan SMA 1 IV Angkat Candung (kini SMA 1 Ampek Angkek).

Hasan pernah menduduki berbagai jabatan di TNI. Mulai dari Komandan Unit Grup 1/Para Komando Kopassus hingga Wakil Komandan Grup 2/Sandi Yudha Kopassus Kandang Menjangan, Kartasura pada 2013 hingga 2014.

Pada 2014 Hasan ditunjuk sebagai Komandan Grup A Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres). Dia bertanggung jawab mengawal Presiden Jokowi beserta keluarga dalam jarak dekat.

Kemudian, Hasan dilantik sebagai Komandan Korem 061/Surya Kencana pada 2018 dan menjadi Wakil Komandan Jenderal Kopassus pada 2019.

Pada September 2020, dia diangkat sebagai Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus atau Danjen Kopassus.  Setahun kemudian, Hasan itunjuk sebagai Pangdam Iskandar Muda di Aceh dan di Pangdam Jaya.

Baca Juga

Kasus Peluru Nyasar di UNP, Kodam Tutup Sementara Lapangan Latihan Tembak
Kasus Peluru Nyasar di UNP, Kodam Tutup Sementara Lapangan Latihan Tembak
Pemerintah Provinsi Sumatra Barat menyiapkan anggaran sebesar Rp. 3.7 miliar untuk jasa tenaga keamanan.
Pemprov Sumbar Gelontorkan Anggaran Rp3,7 Miliar untuk Jasa Keamanan Kantor Gubernur
Rumah dinas wakil gubernur Sumatra Barat Vasko Ruseimy di Jalan Flamboyan Padang Barat
Renovasi Rumah Dinas Vasko, Rp100 Juta untuk Kolam Ikan dan Gazebo
Kronologi Dua Orang Tertembak Peluru Nyasar di UNP
Kronologi Dua Orang Tertembak Peluru Nyasar di UNP
Pemprov Anggarkan Rp400 Juta Lebih untuk Renovasi Rumah Dinas Gubernur
Pemprov Anggarkan Rp400 Juta Lebih untuk Renovasi Rumah Dinas Gubernur
Anggaran untuk fasilitas rumah dinas Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar menuai kritik.
Anggaran Miliaran Rupiah Memoles Rumah Dinas Pejabat Sumbar