Proses Pemilihan Calon Wawako Padang, PAN: Coba Tanya PKS

Berita Padang - berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: DPW PAN Sumbar terus memproses pemilihan nama calon wawako Padang.

Ketua DPW PAN Sumbar Indra Dt Rajo Lelo. [foto: Ist]

Berita Padang – berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: DPW PAN Sumbar terus memproses pemilihan nama calon wawako Padang.

Langgam.id – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Sumatra Barat (Sumbar) menyatakan pihaknya terus memproses pemilihan nama calon wakil wali kota (wawako) Padang.

Ketua DPW PAN Sumbar Indra Dt Rajo Lelo mengatakan, pihaknya sudah mengajukan dua nama kadernya menjadi calon wakil wali kota yaitu Ekos Albar dan Amril Amin. Ketika ditanya proses sampai sekarang, dia meminta pertanyakan itu kepada PKS.

“Coba tanyakan ke PKS, kalau PAN sudah diajukan juga itu, belum dimasukkan DPRD, kita nunggu dari PKS dulu,” katanya saat dihubungi, Kamis (20/1/2022).

Sebagaimana diketahui PKS merupakan koalisi PAN saat berkompetisi di Pilkada Padang 2018. Sehingga keduanya yang berhak menentukan wawako Padang.

Indra menjelaskan, PAN sudah memberikan dua nama calon itu ke DPP PAN di Jakarta. Namun masih DPP menunggu dari PKS, kalau sudah, maka PAN juga akan tetapkan nama.

“Kemungkinan antara dua nama itu diturunkan, cuma kalau ada nanti dari PKS mungkin juga diturunkan DPP, ada komunikasi juga kemarin,” katanya.

Menurutnya, kalau DPP PKS sudah ada nama yang ditetapkan maka DPP juga bakal menetapkan kemungkinan satu nama saja. Jadi komunikasinya sekarang masih berada di tingkat pusat.

“Komunikasinya tingkat pusat, mungkin, kita di Sumbar tidak ada masalah, siapa pun yang ditentukan DPP pusat silahkan, nanti diteruskan ke Padang,” ujarnya.

Sementara itu, sebelumnya Ketua DPD PAN Kota Padang yang juga menjabat Wali Kota Padang Hendri Septa mengatakan soal pemilihan wawako adalah urusan partai pengusung.

Dirinya terang Hendri, sebagai wali kota tetap fokus bekerja menjalankan pemerintahan meski tanpa wawako.

Saat ditanya bagaimana bentuk dorongan dirinya agar segera punya wawako, dia hanya menjawab bahwa dirinya bekerja sesuai amanah. Sementara soal urusan wakil wali kota itu diserahkan kepada partai pengusung.

“Saya beritahu kepada kita semua bahwa itu diserahkan kepada partai, pemerintah tidak bisa masuk, itu partai, saya sudah sosialisasi kepada kementerian saya bilang itu urusan partai, partai pengusung,” katanya ditemui wartawan di Rumah Dinas Wali Kota Padang, Rabu (19/1/2022).

Baca juga: Soal Jabatan Wawako Kosong, Wali Kota Padang: Itu Urusan Partai

Sebagaimana diketahui, sudah hampir setahun Kota Padang tidak memiliki wawako sejak Wali Kota sebelumnya Mahyeldi dilantik menjadi gubernur Sumatra Barat (Sumbar) pada Februari 2021.

Kemudian sejak Februari Hendri Septa yang menjabat wakil diangkat menjadi Plt Wali Kota. Kemudian Hendri Septa dilantik menjadi Wali Kota dari sebelumnya menjabat wawako pada April 2021.

Dapatkan update berita Padang – berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram Langgam.id News Update, caranya klik https://t.me/langgamid, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca Juga

Kapolda Sumbar, Irjen Pol Gatot Tri Suryanta memimpin patroli ke sejumlah titik rawan tawuran dan balap liar di Kota Padang pada Jumat
Sertijab Kapolda Sumbar Masih Tunggu Jadwal Mabes Polri
Demo masyarakat Kasang di Ombudsman menuntuk tindaklanjut laporan dugaan maladministrasi oleh Gubernur Sumbar dalam pemberian izin tambang adesit.
Demo Ombudsman, Masyarakat Kasang  Desak Gubernur Mahyeldi Diperiksa Terkait Izin Tambang Andesit
Kerangka besi bangunan hotel di simpadan sungai Batang Anai, Lembah Anai, Kabupaten Tanah Datar.
Walhi Desak Pemprov Sumbar Segera Bongkar Bangunan di Lembah Anai
Wawako Padang Serahkan 140 Paket Lebaran Yatim dan Disabilitas
Wawako Padang Serahkan 140 Paket Lebaran Yatim dan Disabilitas
Kasus Dosen Poltekkes Padang Jatuh dari Lantai III, Polisi Cek CCTV 
Kasus Dosen Poltekkes Padang Jatuh dari Lantai III, Polisi Cek CCTV 
Pemerintah Kota Padang mengajukan pengadaan 1.540 unit tablet Android senilai Rp3 miliar dalam APBD Kota Padang 2026. Ilustrasi Canva
Pemko Padang Anggarkan Rp3 Miliar Lebih Beli 1.500 Tablet Android