Polisi Ungkap Identitas Jenazah Perempuan yang Ditemukan di Limapuluh Kota

Sebanyak lima jenazah masih berada di Puskesmas Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman. Lima jenazah itu diduga merupakan korban dari

Ilustrasi - jenazah. (Ilustrasi: klhh/pixabay.com)

Langgam.id – Jenazah perempuan yang ditemukan di sekitar kebun milik warga di Jorong Bumbuang, Kenagarian Situjuah Batu, Kecamatan Situjuh Limo Nagari, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatra Barat (Sumbar) akhirnya terungkap. Jenazah itu bernama Indah Pertama Sari, 21 tahun.

“Identitas sudah diketahui ya, karena pihak keluarga korban datang,” ujar Kasat Reskrim Polres Payakumbuh, AKP M Rosidi, Kamis (10/12/2020).

Rosidi belum bisa memberikan penjelasan penyebab meninggalnya korban. Sebab, hingga kini hasil autopsi dari rumah sakit belum keluar.

“Kalau untuk hasil autopsi belum keluar, ya,” jelasnya.

Indah Pertama Sari diketahui beralamat di Suayan Tinggi, Nagari Suayan, Kecamatan Akabiluru, Kabupaten Limapuluh Kota. Pada kartu identitasnya, korban berstatus seorang pelajar/mahasiswa.

Sebelumnya, Rosidi menyebutkan jenazah korban ditemukan dengan kondisi terbaring miring ke kiri. Namun ia tak belum berani menyimpulkan adanya tanda-tanda kekerasan di tubuh jenazah.

“Kalau masalah itu saya belum berani menyebut, karena hasil autopsi belum keluar,” katanya. (Irwanda)

Baca Juga

Lubang mirip sinkhole Situjuah. (Foto: Istimewa)
2.053 Warga Tak Lagi Terisolasi di Situjuah Ladang Laweh Limapuluh Kota, DPRD Kritisi Kinerja BPBD soal Lubang Mirip Sinkhole
Lubang mirip sinkhole Situjuah. (Foto: Istimewa)
2.000 Jiwa Terisolasi di Situjuah Ladang Laweh Limapuluh Kota, Terhalang Jalan Amblas Mirip Sinkhole
Jalan Amblas Mirip Sinkhole di Limapuluh Kota, Jalur Tembus Situjuah - Batusangkar Lumpuh Total
Jalan Amblas Mirip Sinkhole di Limapuluh Kota, Jalur Tembus Situjuah – Batusangkar Lumpuh Total
Tim gabungan melakukan pencarian pria lansia yang hilang. (Foto: BPBD Limapuluh Kota).
Berangkat ke Ladang, Pria Lansia di Limapuluh Kota Dilaporkan Hilang
Anggota DPRD Limapuluh Kota, M. Fajar Rillah Vesky. (Dok. Pribadi)
Asal Usul Nama Limapuluh Kota Terlupakan, Anggota DPRD Dorong Museum di Padang Siantah hingga Kembalikan Tanah Ulayat
Ilustrasi warga mendulang emas
Harga Gambir Turun, Warga Ramai-ramai Mendulang Emas di Limapuluh Kota