Kecalakaan Pikap Kontra Minibus di Limapuluh Kota, 3 Orang Dilarikan ke RS

Langgam.id – Kecelakaan lalu lintas antara Toyota Avanza dan Pikap Mitsubishi L300 terjadi di Jalan Raya Payakumbuh–Bukittinggi, Jorong Koto Tangah, Nagari Koto Tangah Batu Ampa, Kecamatan Akabiluru, Kabupaten Limapuluh Kota, Minggu (19/7/2026) sekitar pukul 16.20 WIB. Insiden ini mengakibatkan enam orang mengalami luka-luka.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Payakumbuh, Aiptu Hardiman, mengatakan kecelakaan bermula saat pikap yang dikemudikan Dasril (57) melaju dari arah Payakumbuh menuju Bukittinggi.

Saat melintasi lokasi kejadian, dari arah berlawanan datang mobil Toyota Avanza, yang dikemudikan Doni Mochtar (43).

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), Toyota Avanza diduga berpindah ke jalur kanan hingga bertabrakan dengan pikap.

“Avanza yang datang dari arah Bukittinggi, diduga berpindah jalur ke kanan sehingga bertabrakan dengan pikap yang datang dari arah berlawanan,” kata Hardiman.

Akibat benturan itu, pengemudi pikap Dasril, mengalami patah tulang pada kaki kanan. Dua penumpangnya, Randu Abdi Andika (12) dan Restu Three Pandi (14), juga mengalami patah tulang pada kaki kanan.

“Tiga korban itu telah dibawa Rumah Sakit Dr. Achmad Mochtar (RSAM) Bukittinggi untuk mendapatkan perawatan medis,” katanya.

Sementara itu, pengemudi Toyota Avanza, Doni Mochtar, mengalami memar pada tulang rusuk kanan. Penumpangnya, Fattan Ryuga Alfarezi (9) mengalami benturan dan nyeri pada bagian perut, sedangkan Nafeeza Miyuki Alesha (4) mengalami benturan pada bagian punggung.

“Enam korban mengalami luka ringan, tidak ada korban meninggal dunia maupun luka berat,” pungkasnya. (WAN)

Baca Juga

Wanita kecelakaan
Truk Bawa Bibit Jagung Masuk Jurang di Sitinjau Lauik
10 Orang Meninggal di Jalan Padang Panjang Kurun Waktu 7 Bulan Terakhir
10 Orang Meninggal di Jalan Padang Panjang Kurun Waktu 7 Bulan Terakhir
ilustrasi kecelakaan
Diduga Rem Blong, Truk Bawa Alat Berat Masuk Parit di Silaiang Bawah
Bulan Ramadan 1445 Hijriah akan memasuki 10 malam yang terakhir. Oleh karena itu dianjurkan untuk memperbanyak ibadah dengan berdzikir,
Pengasuh Ponpes Ungkap Kondisi Santri yang Diduga Diintimidasi saat Beribadah
Selama 7 Bulan Terakhir, 13 Orang Meninggal di Jalan Solok 
Selama 7 Bulan Terakhir, 13 Orang Meninggal di Jalan Solok 
Perlindungan Hukum bagi Santri di Tengah Intoleransi Intra-Umat
Perlindungan Hukum bagi Santri di Tengah Intoleransi Intra-Umat