Pj Gubernur Sumbar Hamdani Bakal Lantik 11 Kepala Daerah

Pendaftaran Pilkada 2020, gubernur lantik

Ilustrasi Pilkada (foto: Mukhtar Syafi'i)

Langgam.id – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menunjuk Hamdani sebagai Penjabat (Pj) Gubernur Sumatra Barat (Sumbar). Salah satu tugas utamanya nanti adalah melantik 11 pasangan kepala daerah hasil Pilkada 2020.

Sekretaris Daerah Pemprov Sumbar Alwis mengatakan, dengan dilantiknya Hamdani sebagai Pj Gubernur sejak Kamis (18/2/2021) pukul 09.00 WIB, maka berakhir juga tugasnya sebagai Pelaksana Harian (Plh) Gubernur.

“Saya bertugas sebagai Plh selama enam hari, dengan dilantiknya Pj maka tugas saya hari ini juga berakhir,” katanya di Kantor Gubernur Sumbar, Kamis (18/2/2021).

Pj Gubernur menurutnya, bertugas seperti tugas gubernur. Pertama, segera melantik kepala daerah terpilih bupati/wali kota hasil Pilkada 2020. Sebab syarat melantik kepala daerah terpilih harus penjabat, tidak boleh Plh.

Baca juga: Kemendagri Tunjuk Hamdani Jadi Pj Gubernur Sumbar

Saat ini sebanyak 12 daerah dipimpin oleh Plh yaitu sekda masing-masing kabupaten/kota sejak Rabu (17/2/2021). Dirinya bersyukur, karena dengan adanya Pj bisa segera menyelesaikan persoalan Pilkada 2020 di daerah. Dengan begitu, persoalan pasca pilkada tidak berlama-lama.

“Kita siapkan semua urusan pilkada. Kita bersyukur agar persoalan pilkada segera tuntas,” katanya.

Dari instruksi Kemendagri ungkap Alwis, diberikan batas waktu sampai 26 Februari untuk segera melantik 11 kepala daerah definitif yang telah tuntas  semua persoalannya. Jadi, diperkirakan pelantikan dilakukan pada minggu keempat Februari.

“Berdasarkan arahan, para kepala daerah dilantik di masing-masing kabupaten kota secara virtual, yang melantik Pak Pj Gubernur di Kantor Gubernur,” katanya.

11 daerah yang akan dilantik bupati/wali kotanya adalah Kabupaten Agam, Kabupaten Dharmasraya, Kabupaten Limapuluh Kota, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, Kabupaten Pesisir Selatan, Kabupaten Sijunjung, Kabupaten Tanah Datar, Kota Bukittinggi, dan Kota Solok.

11 daerah itu merupakan hasil pilkada dari 13 daerah menggelar pilkada di Sumbar. Sedangkan dua daerah yaitu Kabupaten Solok Selatan, Akhir Masa Jabatan (AMJ) kepala daerahnya pada  22 Maret. Kemudian untuk Kabupaten Solok masih berlanjut sengketa di Mahkamah Konstitusi.

“Jadi ada 11 daerah dilantik kepala daerahnya dan 1 Pj untuk Kabupaten Solok, namanya sudah dikirim ke Kemendagri, sekarang masih proses,” katanya.

Selain melantik kepala daerah terpilih terang Alwis, kemudian tugas prioritas kedua, yaitu segera menyelesaikan semua urusan terkait penanganan covid-19 di Sumbar. (Rahmadi/yki)

Baca Juga

Kisah Chatib Sulaiman yang Belum Jadi Pahlawan Nasional
Kisah Chatib Sulaiman yang Belum Jadi Pahlawan Nasional
Muhayatul, S.E., M.Si. (Dok. IST)
Kearifan Lokal sebagai Fondasi Ketahanan Sosial–Ekologis, Refleksi Pascabencana
PLMTH di Jorong Muaro Busuak, Kabupaten Solok, Sumbar sebagai sumber energi listrik swadaya warga
Menjajaki Transisi Energi Swadaya Warga di Kaki Bukit Barisan
Presiden Prabowo saat meninjau pembangunan Huntara untuk korban banjir di Kabupaten Agam.
984 Huntara untuk Sumbar, Prabowo Perintahkan Rampung Sebelum Ramadan
Semen Padang akan menjamu Bhayangkara FC Lampung pada pekan kesembilan Liga Super League 2025/2026, Senin sore (20/10/2025) di Stadion Haji
Lawan Persis Solo, Semen Padang FC Bidik Kemenangan Sebelum Jeda Paruh Musim
Banjir bandang merendam pemukiman wawrga di Kota Padang, Jumat (28/11/2025). BPBD
Bencana Picu Inflasi Sumbar Melambung Tinggi