Gubernur Sumbar Akui Undangan Pelantikan Anggota  KPID Tanpa Sepengetahuannya

Langgam.id – Gubernur Sumatra Barat (Sumbar) Mahyeldi mengaku, undangan pelantikan anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sumbar tanpa sepengetahuannya.

Hal ini disampaikan Mahyeldi saat ditanya alasan pembatalan pelantikan anggota KPID Sumbar yang dijadwalkan pada Jumat (13/3/2026) di Auditorium Gubernur.

“Itu yang saya protes. Tanpa izin saya,” kata Mahyeldi diwawancarai langgam.id usai salat magrib di Musala Auditorium Gubernur Sumbar, Jumat (13/3/2026).

Sebelumnya, undangan pelantikan dikeluarkan dan ditandatangani Sekretaris Daerah Provinsi Arry Yuswandi. Surat itu diterbitkan pada 11 Maret 2026. 

Mahyeldi membantah bahwa pelantikan komisioner KPID Sumbar batal. Hanya saja, waktunya diundur.  

“Bukan (batal). Diundur sampai tanggal 16 Maret. Kan biasa diundur, saya tidak tahu isinya (undangan),” ujarnya.  

Mahyeldi menegaskan pelantikan komisioner KPID Sumbar dilakukan gubernur, karena surat keputusan (SK) ditandatangani olehnya. 

“Harus saya yang melantik, kan SK saya,” ucapnya.

Salah seorang anggota KPID Sumbar terpilih Yusrin Tri Nanda mengaku kecewa dengan birokrasi Pemprov Sumbar, yang membatalkan jadwal pelantikan secara tiba-tiba tanpa pemberitahuan resmi.

Kata Yusrin, undangan pelantikan diterima Rabu sore 11 Maret 2026. Undangan resmi itu ditandatangani Sekda Sumbar Arry Yuswandi.

“Kami tidak pernah menerima surat pembatalan resmi dari Pemerintah Provinsi terkait pembatalan pelantikan hari ini,” ujarnya.

Baca Juga

Anggaran Disorot, Pemprov Sumbar: Semua Transparan dan Bisa Dipantau!
Anggaran Disorot, Pemprov Sumbar: Semua Transparan dan Bisa Dipantau!
Rumah dinas wakil gubernur Sumatra Barat Vasko Ruseimy di Jalan Flamboyan Padang Barat
Penjelasan Pemprov Proyek Sumur Bor Rp250 Juta di Rumah Dinas Wagub
Pemprov Sumbar menyiapkan anggaran Rp885 juta untuk renovasi rumah dinas Sekda. Di luar itu juga ada anggaran pemeliharaan senilai Rp90 juta.
Anggaran Renovasi Rumah Dinas Sekda Sumbar Capai Rp800 Juta Lebih
Kasus Peluru Nyasar di UNP, Kodam Tutup Sementara Lapangan Latihan Tembak
Kasus Peluru Nyasar di UNP, Kodam Tutup Sementara Lapangan Latihan Tembak
Pemerintah Provinsi Sumatra Barat menyiapkan anggaran sebesar Rp. 3.7 miliar untuk jasa tenaga keamanan.
Pemprov Sumbar Gelontorkan Anggaran Rp3,7 Miliar untuk Jasa Keamanan Kantor Gubernur
Rumah dinas wakil gubernur Sumatra Barat Vasko Ruseimy di Jalan Flamboyan Padang Barat
Renovasi Rumah Dinas Vasko, Rp100 Juta untuk Kolam Ikan dan Gazebo