Pesisir Selatan Matangkan Konsep Progul Layanan Kesehatan Gratis

Pesisir Selatan Matangkan Konsep Progul Layanan Kesehatan Gratis

Ilustrasi layanan kesehatan gratis. [Debi Virnando/Langgam]

Berita Pesisir Selatan – berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Pesisir Selatan Matangkan Konsep Progul Layanan Kesehatan Gratis.

Langgam.id – Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan terus mematangkan konsep layanan kesehatan gratis yang menjadi program unggulan (Progul) Rusma Yul Anwar-Rudi Hariyansyah. Kesehatan gratis merupakan satu dari tiga progul yang dijanjikan pada masyarakat.

Dalam kampanye Pilkada 2020, Bupati Rusma Yul menjanjikan tiga program unggulan. Salah satu di antaranya adalah layanan kesehatan gratis bagi seluruh masyarakat Pesisir Selatan.

Tidak cukup sampai di sana, janji kampanye itu kemudian dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2021-2026. Pemerintah setempat menargetkan seluruh layanan kesehatan masyarakat terjamin.

Kepala Dinas Kesehatan Pesisir Selatan Syahrizal Antoni mengatakan, pihaknya masih dalam tahap merencanakan pendataan sasaran penerima dan besaran biaya yang bakal digelontorkan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Saat ini, lanjutnya, masyarakat yang sudah memiliki jaminan kesehatan tercatat 64,29 persen dari total 514 ribu jiwa. Masih ada sekitar 170 ribu jiwa lagi yang belum terlindungi jaminan kesehatan.

Syahrizal mengakui butuh anggaran yang sangat besar untuk merealisasikan program tersebut. Untuk 30 ribu jiwa saja, dibutuhkan sekitar Rp 12 miliar.

“Itu hanya layanan Kelas III. Kalau 170 ribu jiwa, diperkirakan dananya mencapai Rp 60 miliar – Rp 70 miliar,” katanya.

Meski begitu, pihaknya optimistis target tersebut bakal tercapai. Selain melalui subsidi APBD, pemerintah daerah juga terus gencar menyosialisasikan kesadaran untuk memiliki kartu jaminan kesehatan secara mandiri.

“Untuk sementara skemanya tetap seperti biasa, talangan dana di RSUD untuk pasien bermasalah. Kemudian juga di Puskesmas,” kata Syahrizal kepada awak media.

Upaya mengantisipasi habisnya dana talangan pasien bermasalah di RSUD M. Zein dan Puskesmas, pemerintah kembali menambah pada perubahan anggaran tahun berjalan.

Baca juga: Tiket Vaksinasi Booster Gratis Ada di PeduliLindungi, Begini Cara Ceknya

Sekedar diketahui, dana pasien bermasalah di RSUD M. Zein yang dialokasikan dari APBD 2022 sebesar Rp 5,1 miliar. Naik dari tahun lalu yang hanya Rp 2,5 miliar. Rinciannya, Rp 4,2 miliar subsidi pemerintah dan sisanya Rp 990 juta dari dana pokok pikiran anggota DPRD.

Dapatkan update berita Pesisir Selatan – berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram Langgam.id News Update, caranya klik https://t.me/langgamid, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca Juga

Kasus Dosen Poltekkes Padang Jatuh dari Lantai III, Polisi Cek CCTV 
Kasus Dosen Poltekkes Padang Jatuh dari Lantai III, Polisi Cek CCTV 
Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2022, BI Sumbar Bawa Rp 5,9 Miliar ke Mentawai
Pengusaha Dapur MBG di Pesisir Selatan Polisikan Yayasan dan Pemilik Lahan, Klaim Rugi Rp1 Miliar
Pemerintah Kota Padang mengajukan pengadaan 1.540 unit tablet Android senilai Rp3 miliar dalam APBD Kota Padang 2026. Ilustrasi Canva
Pemko Padang Anggarkan Rp3 Miliar Lebih Beli 1.500 Tablet Android
Revitalisasi Pasar Raya Padang, Relokasi Pedagang Ditargetkan hanya Sampai September
Revitalisasi Pasar Raya Padang, Relokasi Pedagang Ditargetkan hanya Sampai September
Aksi simbolik di depan Kantor Gubernur Sumatra Barat, Jalan Sudirman, Kota Padang, Senin (22/6/2026)
Spanduk Jumbo “Sumbar Belum Pulih Terbentang” di Depan Kantor Gubernur
Pemko Padang mengklaim tetap melakukan efesiensi anggaran, di tengah sorotan terhadap rencana renovasi rumah dinas wali kota Fadly Amran
Respon Pemko Perihal Alokasi Anggaran Rumah Dinas Fadly Amran di Tengah Kebijakan Efisiensi