Penahanan Ditangguhkan, NN Wajib Lapor 2 Kali Seminggu ke Polda Sumbar

Pekerja Seks berinisial NN, saat berjalan meninggalkan Mapolda Sumbar. (Foto: Irwanda)

Pekerja Seks berinisial NN, saat berjalan meninggalkan Mapolda Sumbar (Foto: Irwanda/Langgam.id)

Langgam.id - Penangguhan penahanan NN, wanita pekerja seks yang diamankan Kepolisian Daerah (Polda) Sumatra Barat (Sumbar) saat penggerebekan kasus prostitusi online yang diduga inisiasi dari anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Andre Rosiade dikabulkan. Saat ini, NN dikenakan wajib lapor dua kali seminggu.

Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Sumbar, Stefanus Satake Bayu Setiano menyebutkan, saat ini NN sudah kembali bersama keluarganya sejak penangguhan penahanan dikabulkan.

“Yang jelas, usai penangguhan penahanan, yang bersangkutan ini akan wajib lapor dua kali dalam seminggu ke Polda Sumbar,” ujar Satake Bayu kepada Langgam.id, Senin (10/2/2020).

Baca juga : Polda Sumbar Tangguhkan Penahanan NN yang Digerebek Andre Rosiade

Penangguhan penahanan NN, kata Satake Bayu, karena sudah mendapat jaminan dari pihak keluarga, dan kerena itu juga NN tidak dikirim ke ke Panti Sosial Karya Wanita (PSKW) Andam Dewi, Kabupaten Solok, seperti beberapa pekerja seks yang pernah diamankan sebelumnya dan ditetapkan sebagai korban.

Terkait keberadaan NN, menurut Satake Bayu harus dirahasiakan, demi keamanan. Yang jelas, katanya, NN sudah bersama keluarganya.

Baca juga : Pekerja Seks yang Digerebek Andre Rosiade Tinggalkan Polda Sumbar

Diketahui sebelumnya, pihak kepolisian hingga saat ini masih terus melengkapi berkas kasus yang menjerat NN untuk segera dilimpahkan ke Kejaksaan. Keterangan saksi ahli akan diperlukan dalam kasus ini.

"Masih menunggu keterangan saksi ahli ITE dan agama. Kami masih tunggu jadwalnya, kapannya saya kurang tahu persis. Nanti dikoordinasikan kembali," kata Satake Bayu. (Irwanda/ZE)

Baca Juga

Pengemudi ojek online atau ojol ikut turun dalam aksi menuntut reformasi Polri pada aksi di Polda Sumbar, Jumat (29/8/2025).
Ojol Ikut Turun dalam Aksi di Polda Sumbar
Massa aksi unjuk rasa di Polda Sumbar menyoraki polisi pembunuh sebagai protes atas meninggalnya pengemudi ojol Afwan Kurniawan
Demo di Polda Sumbar, Mahasiswa Soraki Polisi dengan Sebutan Pembunuh
Massa aksi yang terdiri dari mahasiswa di Kota Padang unjuk rasa di Polda Sumbar menuntut reformasi Polri pasca insiden represif polisi
Mahasiswa Geruduk Polda Sumbar, Desak Reformasi Polri
Laporan kasus penyegelan Kantor Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) mulai masuk tahap penyelidikan.
Kasus Penyegelan Kantor KONI Sumbar: Masuk Tahap Penyelidikan, Polisi Panggil Pihak Terlapor
Tim Bidang Laboratorium Forensik (Bidlabfor) Polda Riau dan Inafis Polda Sumbar melakukan olah TKP peristiwa kebakaran Pasar Payakumbuh
Tim Bidlabfor Polda Riau dan Inafis Polda Sumbar Olah TKP Kebakaran Pasar Payakumbuh
Menjaga stabilitas harga pangan, Polda Sumbar menggelar gerakan pangan murah di seluruh kabupaten dan kota. Selain dikerahkan
Gerakan Pangan Murah Polda Sumbar dan Bulog, Harga Beras hingga Minyak di Bawah HET