Pemprov Sumbar: Protokol Covid-19 Lebih Mudah Diterapkan di Masjid Dibanding Pasar

Protokol Covid-19 di Masjid

Ilustrasi - Suasana salat berjemaah di Masjid (Humas Pemnag Situjuah Batua)

Langgam.id – Pemerintah provinsi (Pemprov) Sumatra Barat optimistis protokol kesehatan covid-19 lebih mudah diterapkan di masjid dibanding di tempat lain seperti mall dan pasar. Hal ini karena ibadah di masjid tidak memakan waktu lama.

Demikian disampaikan Wakil Gubernur Sumatra Barat Nasrul Abit saat mengunjungi Masjid Jabar Nur, Padang Aro, Solok Selatan, Rabu (10/6/2020). Kunjungan itu untuk melihat bagaimana penerapan tatanan kenormalan baru yang sudah dijalankan di Solok Selatan.

“Saya senang Masjid Jabal Nur ini menjaga kebersihan dengan menggunakan disinfeksi secara berkala. Juga menyediakan fasilitas cuci tangan atau hand sanitizer di pintu masuk dan keluar. Kemudian, pengecekan suhu dan memasang imbauan protokol kesehatan,” katanya, sebagaimana dilansir Humas Pemprov Sumbar.

Masjid Jabal Nur secara umum telah mematuhi aturan protokol Covid-19. Nasrul Abit pun mengecek salah satu penanda jarak di tempat sholat laki-laki.

“Biasanya kalau berjamaah, saf harus rapat dan siku kita bersetuhan dengan orang lain. Namun untuk menjaga agar tidak tertular virus corona, maka ada jarak hingga satu meter,” ujarnya.

Baca juga : Pasien Corona Sumbar yang Sembuh Mendekati 60 Persen, Angka Nasional Baru 35 Persen

Ia berharap pelaksanaan ibadah di masjid mengikuti protokol covid-19. Seperti, memakai masker, jaga jarak, cuci tangan, salat jumat sebentar, kutbah singkat, salat sunah di rumah, sajadah bawa sendiri dan wudu di rumah. (*/SS)

Baca Juga

LBH Padang Soroti Temuan BPK Rp704 Juta pada Proyek Gedung MUI
LBH Padang Soroti Temuan BPK Rp704 Juta pada Proyek Gedung MUI
Respon Pemprov Terkait Temuan BPK Rp858 Juta pada Proyek Pemeliharaan Masjid Raya Sumbar
Respon Pemprov Terkait Temuan BPK Rp858 Juta pada Proyek Pemeliharaan Masjid Raya Sumbar
Banjir merendam sejumlah wilayah di Kota Padang, Senin (3/8/2026)
Banjir Kota Padang, Wagub Vako: 1.488 KK Terdampak, 1.377 Warga Sempat Mengungsi
Petugas BPBD evakuasi warga terjebak banjir di Kota Padang.
Banjir di Kota Padang, BNPB Catat Tinggi Air Capai 1,5 Meter
Petugas BPBD evakuasi warga terjebak banjir di Kota Padang.
Banjir Kota Padang, BPBD Sumbar Turunkan Puluhan Personel dan 4 Perahu untuk Evakuasi Warga
ilustrasi
Polisi Ekshumasi Makam Siswi SD Rawang Diduga Korban Perundungan Hari Ini