LANGGAM.ID— Pemerintah Provinsi Sumatra Barat dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 menyiapkan anggaran sebesar Rp. 3.758.876.355 untuk jasa tenaga keamanan di lingkungan kantor gubernur.
Kepala Bagian Administrasi Keuangan dan Aset, Biro Umum Pemerintah Provinsi Sumatra Barat, Festika Andayani mengatakan anggaran Rp3,7 miliar tersebut digunakan untuk mendanai 65 orang satpam yang bertugas di lingkungan kantor gubernur. Setiap satu orang satpam mendapatkan gaji Rp3.182.955 per bulan.
Pelaksanaan tugas tenaga keamanan bekerja dalam 7 hari kerja selama 24 jam/ hari yang dibagi menjadi dua shift. “Tenaga Keamanan tidak hanya untuk biro umum, melainkan tenaga keamanan untuk seluruh lingkungan kantor gubernur,” ujar Festika kepada Langgam.id.
Baca : Anggaran Miliaran Rupiah Memoles Rumah Dinas Pejabat Sumbar
Baca : Pemprov Anggarkan Rp400 Juta Lebih untuk Renovasi Rumah Dinas Gubernur
Ia menjelaskan jasa keamanan tersebut juga diperuntukan sembilan biro dan dua organisasi perangkat daerah (OPD) yaitu Dinas Kominfo dan Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) yang berada di komplek kantor gubernur.
Festika menambahkan, area gedung kantor gubernur meliputi berbagai gedung, yaitu kantor bagonjong, kantor bundar, kantor escape building, Masjid Baitul Auliya dan aula kantor gubernur.
Ia menyebutkan, aula kantor gubernur dimanfaatkan tidak hanya untuk kepentingan biro umum tetapi juga untuk kepentingan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan organisasi serta masyarakat luas juga ikut memanfaatkan ruangan tersebut.
“Dari data tersebut didapatkan bahwa nilai yang besar tidak hanya diperuntukan bagi biro umum internal, melainkan bagian dari tugas biro umum sebagai pelayan publik,” katanya.
Selain itu, pada tahun ini Pemprov Sumbar juga telah mengalokasikan anggaran Rp160 juta untuk membuat pos satpam baru di bagian belakang kompleks kantor gubernur. (FIX)






