Pemko Pariaman Klaim Masuk Zona Hijau Covid-19, Ini Kata Kadinkes

Covid-19 sumbar 98, ppkm kota padang, gelombang ketiga covid-19

Ilustrasi covid-19 [Canva]

Langgam.id – Peta zonasi resiko covid-19 di tingkat desa dan kelurahan di Kota Pariaman terhitung dari tanggal 26 September hingga 4 Oktober 2021 secara keseluruhan sudah berada pada zona hijau.

Hal tersebut dikatakan oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pariaman, Nazifah, Selasa (5/10/2021).

Berdasarkan data Dinkes, tercatat ada 69 desa dan kelurahan yang sudah berstatus zona hijau atau nihil kasus covid-19. Sedangkan dua desa lainnya masih berstatus zona kuning (resiko rendah) yaitu Kelurahan Alai Galombang, Kecamatan Pariaman Tengah dan Desa Balai Kurai Taji, Kecamatan Pariaman Selatan.

”Alhamdulillah, tren kasusnya semakin menurun. Beberapa desa dan kelurahan juga sudah berhasil mentas ke zona hijau, artinya sudah nihil kasus,” ujar Nazifah.

Secara kumulatif, sejak awal pandemi, tercatat kasus terkonfimasi Covid-19 di Kota Pariaman mencapai 1608 kasus. 1569 orang dinyatakan sembuh dan 38 meninggal dunia.

Baca juga: 20 Pemandu Wisata Selam Pariaman Dilatih Khusus Dampingi Wisatawan

Sedangkan capaian vaksinasi covid-19 Kota Pariaman hingga saat ini ialah, vaksin pertama total 20.037 (26,85 persen), Vaksinasi II total 9.255 vaksin (12,40 persen) dan Vaksinasi III total 409 vaksin (0,55 persen).

“Untuk vaksinasi pelajar saat ini sebanyak 2.035 orang siswa SMA dan SMK usia 12 hingga 17 tahun. Ke depan kita akan mulai melakukan vaksinasi kepada pelajar SMP,” katanya.

Menurutnya, salah satu faktor penurunan kasus sangat dipengaruhi oleh pelaksanaan vaksinasi dan juga tingkat kesadaran masyarakat menjalankan prokes juga semakin baik.

Jadi semakin banyak warga yang sudah divaksin, maka akan menambah imunitasnya, sehingga tidak mudah terpapar Covid-19.

“Saat ini, program vaksinasi terus berjalan. Dia pun mendorong masyarakat Kota Pariaman bagi yang belum disuntik vaksin, agar proaktif mendatangi puskesmas terdekat.

Nazifah yakin Kota Pariaman bisa menjadi daerah bebas Covid-19, karena tren kasus Covid-19 hari kehari turun secara drastis.

Baca Juga

Pemerintah Kota Padang mengajukan pengadaan 1.540 unit tablet Android senilai Rp3 miliar dalam APBD Kota Padang 2026. Ilustrasi Canva
Pemko Padang Anggarkan Rp3 Miliar Lebih Beli 1.500 Tablet Android
Revitalisasi Pasar Raya Padang, Relokasi Pedagang Ditargetkan hanya Sampai September
Revitalisasi Pasar Raya Padang, Relokasi Pedagang Ditargetkan hanya Sampai September
Aksi simbolik di depan Kantor Gubernur Sumatra Barat, Jalan Sudirman, Kota Padang, Senin (22/6/2026)
Spanduk Jumbo “Sumbar Belum Pulih Terbentang” di Depan Kantor Gubernur
Pemko Padang mengklaim tetap melakukan efesiensi anggaran, di tengah sorotan terhadap rencana renovasi rumah dinas wali kota Fadly Amran
Respon Pemko Perihal Alokasi Anggaran Rumah Dinas Fadly Amran di Tengah Kebijakan Efisiensi
Walikota Padang Fadly Amran.
Pemko Padang Batalkan Anggaran Renovasi Rumah Dinas Fadly Amran
pemerintah kota mengalokasi anggaran ratusan juta untuk memoles rumah dinas walikota Padang
Memoles Rumah Dinas Wali Kota Padang di Tengah Pemulihan Bencana