Pemko Padang Tetap Lanjutkan Pesantren Ramadan di Masjid Saat Lonjakan Covid-19

Pemko Padang Tetap Lanjutkan Pesantren Ramadan di Masjid Saat Lonjakan Covid-19

Kegiatan Pesantren Ramadan di salah satu masjid di Kota Padang beberapa tahun yang lalu. (foto: Wista Yuki)

Langgam.id – Kegiatan pesantren Ramadan 1442 Hijriyah diminta untuk dipertimbangkan, mengingat positivity rate covid-19 di Sumatra Barat (Sumbar) menyentuh rekor baru yaitu 17,6 persen. Saran ini salah satunya disampaikan Kepala Labor Diagnostik dan Riset Penyakit Universitas Andalas Andani Eka Putra dan Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy.

Namun Pemerintah Kota Padang tetap melangsungkan kegiatan pesantren Ramadan. Hasil ini didapat dari rapat gabungan yang dipimpin Wali Kota Padang Hendri Septa bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI), Kamis (22/4/2021).

Asisten I Sekretaris Daerah Kota Padang, Edy Hasymi mengatakan, kegiatan pesantren Ramadan tetap berlanjut dengan protokol kesehatan yang super ketat. MUI juga mendukung dengan kegiatan pesantren ini.

“Kecuali ada kasus nanti mungkin (dihentikan). Tadi juga ada dukungan dari MUI. Kasus yang banyak di Padang kan bukan di lokasi pesantren Ramadan, tapi asrama pondok pesantren Ar Risalah, terpusat,” kata Edy dihubungi langgam.id, Kamis (22/4/2021).

Baca juga: Sempat Dibully, Wagub Sumbar Tetap Usul Pesantren Ramadan Secara Online

Edy mengungkapkan hasil rapat juga disepakati bahwa akan ada pengawasan dilakukan oleh pihak kecamatan. Pengawasan protokol kesehatan dipantau setiap hari di setiap masjid.

“Bentuk pengawasan, pak camat menunjukkan satu orang melakukan pengawasan protokol kesehatan. Jika kedapatan tidak memakai masker langsung ditegur, ini untuk menjawab keraguan tersebut,” jelasnya.

Pemerintah Kota Padang juga akan memberikan kesempatan bagi panitia pelaksana pesantren Ramadan untuk melakukan tes swab bagi yang belum. Batas waktu akan diberikan hingga Minggu depan.

“Jadi sepakatan, MUI memperbolehkan lanjutan pesantren Ramadan. Tapi memang protokol kesehatan super ketat,” ujarnya. (Irwanda/ABW)

Baca Juga

Disdikbud menginteruksikan siswa memakai masker untuk mengantisipasi dampak asap karhutla.
Penjelasan Pakar Pendidikan Agar Penerapan PJJ Tidak Sebatas Formalitas
Asap menyelimuti Kota Padang, Jumat (4/9/2026).
Sumbar Minim Titik Api, BMKG Sebut Kepulan Asap Datang dari Luar Sumbar
DPRD Kota Padang Panggil Pertamina Terkait Pertalite Diduga Campur Semen
DPRD Kota Padang Panggil Pertamina Terkait Pertalite Diduga Campur Semen
Potret dari udara banjir menerjang perumahan Lumin Park, Kota Padang, Sabtu (10/10/2026). IST
Banjir Berulang Kota Padang, Tata Ruang Lumin Park Dinilai Bermasalah
Kondisi bentaran sungai di Lapau Manggu, Gunung Sariak, Padang Kamis (20/8/2026).
Empat Kali Dilanda Banjir, Warga Lapau Munggu Desak Pemda Keruk Sungai yang Kian Dangkal
Warga Kampung Lapau Munggu, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji, Kota Padang melihat kondisi rumah pascabanjir. Foto: Fajar/Langgam
Pemko Padang akan Relokasi Rumah di Kawasan Rawan, Warga Korban Banjir Enggan Pindah