Pemko Padang Antisipasi Lonjakan Kasus ISPA Akibat Asap Karhutla

Pemko Padang Antisipasi Lonjakan Kasus ISPA Akibat Asap Karhutla

Kabut Asap

Langgam.id- Pemerintah Kota (Pemko) Padang memperkuat langkah antisipasi terhadap dampak kesehatan akibat kabut asap yang menyelimuti Kota Padang. Terlebih Dinas Kesehatan Kota Padang mencatat kenaikan kasus gangguan pernafasan atau ISPA dalam beberapa hari terakhir.

Walikota Padang Fadly Amran mengatakan Puskesmas dan rumah sakit diminta melakukan identifikasi dini terhadap masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan, termasuk infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

“Dinas terkait sudah bergerak. Sudah dari hari pertama saya instruksikan untuk bagaimana mengantisipasi lonjakankasus ISPA,” kata Fadly Amran Senin (14/9/2026).

Ia menjelaskan saat ini fasilitas pelayanan kesehatan seperti puskesmas dan rumah sakit memiliki peran penting dalam mengidentifikasi sejak dini masyarakat yang kemungkinan terdampak kondisi udara yang masih belum normal.

Langkah antisipasi tersebut menjadi perhatian pemerintah di tengah masih ditemukannya kasus ISPA dalam jumlah cukup tinggi di Kota Padang.

 Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Padang, terdapat 4.700 pasien teridentifikasi ISPA pada periode 17 hingga 23 Agustus 2026.

Jumlah tersebut kemudian meningkat pada periode 24 hingga 30 Agustus 2026 menjadi sekitar 6.000 pasien. Pada periode 31 Agustus hingga 6 September 2026, jumlah pasien ISPA kembali menurun menjadi sekitar 4.900 pasien.

Memasuki September, Dinkes Kota Padang mencatat sebanyak 315 pasien ISPA yang berobat pada 7 September 2026. Jumlah tersebut kemudian meningkat menjadi 400 pasien pada 8 September 2026.

Fadly mengatakan, pemerintah juga telah menyampaikan imbauan kepada masyarakat sebagai langkah pencegahan terhadap dampak kondisi udara. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika melakukan aktivitas di luar ruangan.

Salah satu langkah yang akan diperkuat adalah penggunaan masker. Fadly mengatakan, penggunaan masker tidak hanya ditujukan kepada anak-anak, tetapi juga masyarakat yang melakukan aktivitas di luar rumah.

Menurut Fadly, rencana tersebut nantinya akan dibahas bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Padang. Penggunaan masker menjadi salah satu opsi untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat selama kondisi udara belum kembali membaik. (fix)

Tag:

Baca Juga

Disdikbud menginteruksikan siswa memakai masker untuk mengantisipasi dampak asap karhutla.
Pemko Padang Tetapkan PJJ Sampai Jumat Imbas Udara Memburuk
Sumbar Diselimuti Asap, BMKG Sebut Berasal dari Jambi dan Sumsel 
Sumbar Diselimuti Asap, BMKG Sebut Berasal dari Jambi dan Sumsel 
Gubernur Sumatra Barat Mahyeldi
Sejumlah Daerah Berlakukan PJJ, Gubernur Sebut SMA Tetap Tatap Muka
Gubernur Sumbar Mahyeldi
Asap Karhutla, Gubernur Surati Kabupaten/Kota Terkait Sekolah Jarak Jauh
Siswa SMA 10 Padang tampak masih berada di lingkungan sekolah pada Rabu (16/9/2026). Foto: Sayudi/Langgam
Kota Padang Kembali PJJ, Siswa SMA Masih Masuk Sekolah Akibat Telat Dapat Info
Langgam.id-semburan asap di Agam
Kabel Listrik Diperbaiki, Semburan Asap di Agam Dipastikan Sudah Aman