Pelaku 17 Kali Jambret di Kota Padang Dilumpuhkan Polisi

JAMBRET DI PADANG

Kapolresta Padang, AKBP Imran Amir beserta jajarannya memperlihatkan barang bukti yang diamankan dari tangan pelaku. (Foto: Irwanda/Langgam.id)

Langgam.id – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Padang meringkus seorang pelaku jambret yang telah beraksi sebanyak 17 lokasi di Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar). Pelaku berinisial DN (39) dan ditangkap di kediamannya di kawasan Kecamatan Lubuk Begalung, Selasa (15/9/2020).

Dalam proses penangkapan, pelaku berupaya kabur. Sehingga, pihak kepolisian terpaksa melakukan tindakan keras terukur dengan menembak kaki kiri pelaku. Akhirnya, pelaku menyerah dan dapat diamankan.

Kapolresta Padang, AKBP Imran Amir menyebutkan, pelaku berperan sebagai eksekutor dalam aksi jambret. Saat beraksi, pelaku selalu bersama rekannya yang kini masih buron.

Baca Juga: Terlibat Curanmor, Kabur dan Melawan, Napi Asimilasi di Padang Ditembak Polisi

“Pelaku juga residivis, sudah pernah lima kali divonis hukuman atas kasus jambret ini. Dulu juga pernah ditembak, tapi tidak jera. Untuk sementara, ia mengaku sudah 17 beraksi di beberapa lokasi di Padang,” ujar Imran saat jumpa pers di Polresta Padang, Rabu (16/9/2020).

Menurut Imran, mayoritas beberapa korban dari aksi pelaku adalah ibu-ibu. Bahkan, satu di antaranya meninggal dunia usai dijambret. Peristiwa itu terjadi di Kecamatan Padang Timur pada 27 Agustus 2020.

Selain beraksi di jalanan, jelas Imran, pelaku juga sering beraksi di dalam Angkutan Kota (Angkot). Modus pelaku beragam, mulai menggeser bangku penumpang hingga berpura-pura membuang sampah.

“Rekan pelaku ini sedang kita cari. Kalau menyerahkan diri dengan baik, kami proses juga dengan baik-baik. Kalau tidak, kami cari,” tegasnya.

Baca Juga: Resahkan Masyarakat, Belasan Preman di Pasar Raya Padang Diringkus Polisi

Pengungkapan kasus itu, kata Imran, merupakan kerja keras anggotanya untuk meminimalisir aksi kejahatan yang meresahkan masyarakat di Kota Padang. Aksi kejahatan seperti Curanmor, Curat hingga Curas akan diprioritaskan.

“Ini atensi Pak Kapolda Sumbar menjadi prioritas penanganan 3 C (Curanmor, Curat dan Curas). Pokoknya, yang meresahkan masyarakat menjadi target kami. Juga ada beberapa pelaku yang menjadi target kami saat ini,” katanya. (Irwanda/ZE)

Baca Juga

Suami yang diduga paksa istri melayani pria diringkus Polresta Padang. (Dok. Humas Polresta Padang)
Parah! Suami di Padang Diduga Paksa Istri Layani Nafsu Pria Lain Berkali-kali, Kini Diciduk Polisi
Sertijab Pejabat Polresta Padang, dari Kasat Samapta hingga Kapolsek Lubuk Kilangan
Sertijab Pejabat Polresta Padang, dari Kasat Samapta hingga Kapolsek Lubuk Kilangan
Jelang Hoegeng Awards 2026, Katim Klewang David Wewe Minta Doa Warga Sumbar
Jelang Hoegeng Awards 2026, Katim Klewang David Wewe Minta Doa Warga Sumbar
Siswa MAN 3 Padang yang Bawa Bom Rakitan ke Sekolah Jalani Pemeriksaan Polisi 
Siswa MAN 3 Padang yang Bawa Bom Rakitan ke Sekolah Jalani Pemeriksaan Polisi 
Kantor Kejati Sumbar. (Langgam.id/ Buliza Rahmat)
Kejati Sumbar Ungkap Sudah Lapor Polisi soal Demo Mahasiswa Berujung Perusakan Pagar
Kondisi macet di kawasan Sitinjau Lauik ulah truk mogok. (Foto: WAG Sitinjau Lauik)
Truk Mogok Lumpuhkan Jalur Sitinjau Lauik, Padang-Solok Macet Total Hampir 3 Jam