Mulai Bahas Ranperda New Normal, DPRD Sumbar Konsultasi ke Kemendagri

PKS masih unggul dalam perolehan suara sementara untuk pemilihan legislatif DPRD Sumbar 2024. PKS unggul dari Partai Gerindra di posisi kedua

Gedung DPRD Sumbar. (Foto: sumbarprov.go.id)

Langgam.id – DPRD Sumatra Barat (Sumbar) mulai membahas rancangan peraturan daerah (ranperda) tentang new normal yang diterima dari Pemprov Sumbar. DPRD hari ini melakukan kosultasi dengan Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait isi raperda tersebut.

“Tahapan pembahasan dimulai untuk merancang produk hukum terkait tatanan kehidupan normal baru. Hari ini kami melakukan rapat konsultasi jarak jauh melalui video dengan Ditjen Otda Kemendagri,” kata Ketua Bapem Perda DPRD Provinsi Sumatera Barat Hidayat, dalam keterangan tertulis, Kamis (27/8/2020).

Hidayat mengatakan, konsultasi itu terkait redaksional yang tepat untuk judul ranperda. Hal itu, kata dia, menjadi perhatian Kemendagri agar tak ada yang memanfaatkan aturan untuk kependingan tertentu nantinya.

Baca juga: Antisipasi Penyebaran Corona, DPRD Sumbar Kebut Bahas Ranperda New Normal

“Judul Ranperda masih draft, belum fix. Bisa saja berubah atau memasukkan frasa Covid-19 di dalam judul. Ini jadi salah satu item yang dikonsultasikan,” ujarnya.

Dalam konsultasi tersebut, Kemendagri juga meminta agar ranperda itu bisa menjadi produk hukum yang bisa dipakai untuk seluruh kabupaten dan kota. Artinya, jika sudah disahkan, pemerintah kabupaten dan kota tak perlu membuat perda turunan.

“Jadi pemerintah kabupaten dan kota tidak membuat Perda turunan lagi. Langsung diterapkan,” pungkasnya. (*/ABW)

Baca Juga

Wakil Ketua DPRD Sumbar, Eviyandri. (Foto: Buliza Rahmat/Langgam.id)
DPRD Sumbar Akan Bentuk Pansus Usut 371 Buruh Perusahaan Kelapa Dipecat dan Tak Digaji
Direktur LBH Padang, Diki Rafiki, saat diwawancara awak media. (Foto: Buliza Rahmat/Langgam.id)
Nasib Pilu 371 Buruh Perusahaan Kelapa di Padang Pariaman, Dipecat Tanpa Surat dan Gaji
Ketua DPD KSPSI Sumbar, Ruli Eka Putra. (Foto: Buliza Rahmat/Langgam.id)
Gelombang Protes Buruh Sumbar: Upah Dipotong, Anggaran BPJS Diduga Digelapkan Perusahaan
Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Limapuluh Kot Safni-Ahlul Badrito Resha unggul hitung cepat. Paslon nomor urut tiga itu mengungguli bupati petahana Safaruddin.
Demo Kemendagri, Massa Desak Sanksi Bupati Limapuluh Kota Buntut Skandal VCS
Pemprov dan DPRD Sumbar Sahkan 2 Ranperda
Pemprov dan DPRD Sumbar Sahkan 2 Ranperda
Wakil Ketua DPRD Sumbar Sorot Macet Sitinjau Lauik, Desak Dishub Gerak Cepat
Wakil Ketua DPRD Sumbar Sorot Macet Sitinjau Lauik, Desak Dishub Gerak Cepat