Menteri Agama Fachrul Razi Resmi Luncurkan MTQ Nasional Ke-28

MTQ Nasional Ke-28

Menteri Agama (Menag) RI Fachrul Razi resmi meluncurkan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke-28 yang digelar di Sumatra Barat (Sumbar), secara virtual. (Foto: Rahmadi)

Langgam.id Menteri Agama (Menag) RI Fachrul Razi resmi meluncurkan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke-28 yang digelar di Sumatra Barat (Sumbar). Launching yang digelar secara virtual disiarkan dari Kantor Kementerian Agama (Kemenag) RI dari Jakarta, Selasa (28/7/2020).

Di Padang, acara diadakan di Hotel Grand Inna Muara. Sejumlah pejabat hadir di antaranya, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dan Wakil Gubernur Nasrul Abit, serta jajaran Kanwil Kemenag se Sumbar. Acara juga disaksikan seluruh gubernur di Indonesia secara virtual.

Menag Fachrul Razi dalam sambutannya mengatakan, sangat bersyukur dan gembira karena MTQ dapat dilaksanakan di Sumbar. Launching menurutnya menjadi penanda publikasi kepada kalayak masyarakat dan tuan rumah siap segera menyonsong pelaksanaan MTQ tingkat nasional.

“Saya mengapresiasi Gubernur Sumbar beserta jajaran dan segenap masyarakat Sumbar yang secara antusias mempersiapan Kota Padang dan Sumbar sebagai tempat helat akbar,” katanya.

Baca Juga: Menteri Agama Luncurkan MTQ Nasional XXVIII Hari Ini di Padang

Ia mengingatkan, MTQ tidak hanya ajang kontestasi semata, tetapi lebih dari itu. MTQ harus dimaknai sebagai upaya menstimulasi umat lebih mencintai dan mendalami aturan dan ajaran yang terkandung di dalamnya.

“Indeks literasi umat Islam, dinyatakan masih sangat rendah. Ini menjadi tanggung jawab kita bersama untuk mengatasinya,” katanya.

Meski berlangsung di tengah suasana covid-19, yang menjadi keprihatinan bersama, namun tidak boleh menjadi alasan untuk tidak produktif melaksanakan agenda nasional. “MTQ juga salah satu syiar Islam, yang harus dibina dan dikembangkan serta dilestarikan,” ujarnya.

Dalam kaitan persiapan MTQ, ada beberapa hal yang menjadi perhatian, pertama, dalam kondisi yang tidak biasa, seluruh sektor yang terlibat harus berkomitmen penuh menerapakan protokol kesehatan di semua lini. “Aspek regulasi, pembinaan, dan kedisiplinan menjadi prioritas utama. Segala persiapan fisik dan non fisik, harus dipastikan menyesuikan dengan kondusi dan aturan yang ada,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan soal anggaran, baik bersumber dari APBN atau APBD maupunn pihak ketiga, penggunaannya harus tansparan, akuntabel, tepat guna dan tepat sasaran.

Melalui MTQ pesan setiap daerah harus berlomba menampilakn potensi qori dan qoriah masing masing. Jangan ada peserta yang didatangkan dari luar daerah hanya untuk meraih juara. “MTQ dapat mengangkat dan memajukan syiar islam, dukungan dan kerja sama semua harus dilakukan,” katanya.

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengatakan sangat bergembira dan berbangga dengan adanya MTQ di Sumbar. “Syukur kita kepada Allah Kita ucapkan terima kasih kepada menteri dan suportnya,” katanya.

Menurutnya MTQ merupakan penantian begitu lama bagi Sumbar setelah 37 tahun lalu menjadi tuan rumah. Tahun ini bisa kembali menjadi tuan rumah. Sumbar sebagai panitia akan berupaya maksimal walaupun pandemi covid-19 sedang terjadi.

Semua akan menerapkan protokol kesehatan. Penonton yang hadir dibatasi. Penonton bisa melihat zoom atau streaming nantinya. “Inilah yang mungkin kita jaga agar sukses dan meriah, semua kafilah harus sehat,”ujarnya. (Rahmadi/SS)

Baca Juga

Pemprov Bakal Bangun Pembatas Jalan Kawat Baja di Lembah Anai
Pemprov Bakal Bangun Pembatas Jalan Kawat Baja di Lembah Anai
Jalan Amblas Mirip Sinkhole di Limapuluh Kota, Jalur Tembus Situjuah - Batusangkar Lumpuh Total
Jalan Amblas Mirip Sinkhole di Limapuluh Kota, Jalur Tembus Situjuah – Batusangkar Lumpuh Total
Bangunan rangka besi hotel di sempadan sungai Lembah Anai.
Apa Saja Aturan yang Dilanggar Bangunan di Lembah Anai?
Kerangka besi bangunan hotel di simpadan sungai Batang Anai, Lembah Anai, Kabupaten Tanah Datar.
Jangan Rusak Lembah Anai Demi Cuan Semata
Kepala Dinas Perhubungan Sumbar Dedy Diantolani
Rawan Kecelakaan, Dishub Siapkan Regulasi Baru untuk Truk yang Melintasi Sitinjau Lauik
Panti Asuhan Nur Ilahi tempat dua siswa AM dan DP tinggal. (Buliza Rahmat/Langgam.id)
Kronologi 2 Siswa MAS Al Furqan Padang Dikeluarkan Sekolah karena Tunggakan Seragam Rp300 Ribu